Kiat menghadapi masalah

Hidup selalu punya masalah, jika tidak ingin menghadapi masalah ya jangan hidup. Begitu kira-kira kata-kata yang cenderungnya berupa olokan. Ya kita sudah kepalang hidup dan tak mungkin harus bunuh diri hanya karena masalah datang menghadang. Kita hanya perlu kiat-kiatnya saja untuk memperingan tingkat resiko dari masalah yang timbul.

Berikut saya tulis sejumlah kiatnya yang saya cuplik dari Aa’ Gym dengan beberapa penambahan komentar pribadi disana-sini:

1. Siap

Siap tak siap ya harus siap dalam menghadapi segala kemungkinan. Disinilah lapangan ujian mental kita untuk menjadi kuat dan semakin dewasa.

2. Ridho

Ketika berada pada episode hidup yang sulit, menyakitkan, penuh luka dan kecewa, belajarlah untuk arif dan rela. Berdamailah dengan keadaan. Lapangkan dada kita serta usahakan kendalikan kemarahan.

3. Jangan mempersulit diri

Sebuah pepatah bijak mengatakan bila efek rasa sakit dari suatu luka itu dikarenakan kita mendramatisasi luka itu sendiri. Sebagian besar penderitaan kita adalah hasil dari sugesti yang keliru dari pikiran dan perasaan kita sendiri. Kejadian kecil kita tanggapi secara berlebihan sehingga menjadikannya seolah kejadian yang besar. Orang tidak tersenyum melihat kita langsung kita simpulkan bahwa orang itu sedang marah atau membenci diri kita, padahal boleh jadi ia sedang tidak dapat tersenyum karena sedang radang gusi atau melamun ketika ia melihat kita.

4. Evaluasi diri

Saat kita menunjuk orang dengan satu jari kedepan, maka empat jari lainnya kembali kepada diri kita. Artinya, cobalah kita merenung, bermuhasabah, introspeksi diri, mungkin ada khilaf, mungkin ada dosa, mungkin kurang sedekah, mungkin kurang ramah, mungkin tak pernah peduli, mungkin tak pernah berbagi atau malah mungkin tak pernah bersyukur selama ini sehingga Allah memberikan masalah kepada kita sebagai media kembali kepada-Nya

5. Hanya Allah satu-satunya penolong

Tak ada satu kejadianpun yang dapat terjadi tanpa seizin dari Allah. Sekecil apapun itu, jika Allah sudah berkehendak maka ia pasti terjadi. Sebaliknya, sebesar apapun itu namun jika Allah tidak menginginkannya untuk terjadi, maka pasti kita akan terhindar dari musibah. Inilah salah satu letak pentingnya fondasi Tauhid dalam iman Islam kita.

Dalam surah At-Tholaq ayat 2 dan 3 Allah berfirman : Barang siapa yang bersungguh-sungguh mendekati Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar bagi setiap urusannya dan akan diberi rezeki dari tempat yang tidak disangka-sangka. Dan siapa saja yang bertawakkal kepada Allah, niscaya akan dicukupkan seluruh kebutuhannya.

Semoga bermanfaat,
Dari bumi Jakabaring, Jum’at, 03 Juli 2015
Armansyah.

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: