Selektif dalam meneruskan dan membaca berita

Selektif dalam menerima dan meneruskan berita! Apalagi jika berita tersebut terkait agama.

Contohnya adalah tentang berita berikut yang saya temukan sedang melintas di beranda saya karena dishared oleh salah seorang teman maya. Perhatikan tulisan yang saya lingkari dengan warna merah.

contoh_berita_ttg_dajjal

Dalam artikel diatas ditulis :

Allah (s.w.t) telah berkata di dalam al-Qur’an bahawa seorang bayi yang kelihatan seperti dajjal akan dilahirkan di israel dan itu adalah petanda hari perhitungan. Telah dinyatakan juga di dalam al-Qur’an bahwa tanda ini adalah sebagian daripada tanda-tanda sebelum berlakunya hari pembalasan. Oleh karena itu, para muslimin dan muslimat seharusnya sudah mulai berubah dan menunaikan solat.

Pertanyaannya adalah : Tolong sebutkan didalam surah apa dan ayat berapa pada al-Qur’an tentang apa yang ditulis tersebut diatas?

Begitupula yang ini : 

Nabi Muhammad S.A.W. berkata:
‘Siapa saja yang menyebarkan berita ini kepada orang lain,akan aku tempatkan dia di dalam Jannah pada hari pembalasan….

Mari kita lihat jika syaitan menghentikannya
(mungkin bermaksud = menghentikan penyebaran pesan ini).

Pertanyaannya adalah : Tolong sebutkan hadis tersebut dengan redaksi diatas, bisa ditemukan dalam kitab apa, hadis nomor berapa dan siapa rantai sanadnya.

Niscaya sipenulis berita tidak akan dapat membuktikannya pada kita karena memang tidak ada didalam al-Qur’an ditulis tentang Dajjal sesuai dengan apa yang mereka tulis pada website tersebut, begitupula halnya dengan apa yang katanya bersumber dari dalam hadist Rasulullah sehubungan dengan penerusan pesan itu.

Hendaklah kita takut dengan pesan Rasulullah berikut:

Musnad Ahmad 2820: Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid telah menceritakan kepada kami Abu ‘Awanah dari Abdul A’la dari Sa’id bin Jubair dari Ibnu Abbas ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Berhati-hatilah terhadap hadits dariku, kecuali yang betul-betul kalian ketahui, karena barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja, hendaklah ia bersiap-siaplah menempati tempat duduknya di Neraka. Dan barangsiap yang berdusta atas nama Al Qur’an tanpa berdasarkan ilmu, hendaklah ia bersiap-siap menempati tempat duduknya di Neraka.”

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: