Jangan meremehkan orang lain

Ketika ada orang lain yang menundukkan wajahnya kepada kita atau diam dan memilih untuk tidak mendebat argumen kita, bukan berarti bahwa dia tunduk dan takut kepada kita. Boleh jadi dia respect terhadap kita atau enggan untuk memiliki masalah dengan kita. Oleh sebab itu, al-Qur’an mengajarkan pada kita :

Wa idza huyyitum bi tahiyyatin fa hayyu bi ahsana minha | Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik. (Sumber: al-Qur’an surah an-Nisaa ayat 86)

Sederhananya, jangan kita berlaku semena-mena ataupun menyepelekan orang yang notabene memperlihatkan sikap hormatnya terhadap kita. Ingatlah bahwa respon spontanitas kita terhadap sikap seseorang pada diri kita merupakan cermin dari pribadi kita yang sesungguhnya.

Saya sering mengulang-ulang cerita berikut. Bahwa jika kita ingin melihat sejauh mana dzikir seseorang itu mendarah daging dalam dirinya, maka kagetkan ia secara tiba-tiba. Lihat dan dengarlah apa kata-kata pertama yang meluncur keluar dari lisannya. (But, hati-hati, saya tidak menyarankan ini dilakukan pada orang yang punya penyakit jantung atau bela diri tingkat tinggi. Sebab bagi sipenderita jantung, ia bisa saja langsung mati jika anda kagetkan, dan pada si pendekar, justru anda yang bisa mati karena reaksi spontan mereka biasanya berupa pukulan atau tendangan)  🙂

Salam Dhuha dari Palembang Darussalam. 

27 April 2015.

Armansyah
O
riginal posted: https://www.facebook.com/armansyah/posts/10153188032718444

Advertisements

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: