A shoulder to cry on

Beratnya sebuah musibah akan terasa ringan jika kita punya bahu untuk bersandar dan berkeluh kesah berbagi cerita hingga mengharapkan dukungan. Tapi ketika bahu itu tak ada, bukankah ada bumi sebagai tempat bersujud? Bukankah ada Allah tempat mengadu dan mengharap belas kasihan sekaligus pembelaan?

Sebaik-baiknya tempat curhat jawabnya adalah selalu Allah.

Salam dari bumi Parahiyangan Bandung,
04 Mei 2015

Armansyah Azmatkhan
Original posted: https://www.facebook.com/armansyah/posts/10153204137993444

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: