Karena panas, bolehkah mengakhirkan sholat?

Dalam keadaan suhu udara yang mulai memasuki musim panas seperti sekarang, kita semua tentu merasa gerah dan tidak nyaman, bahkan untuk melakukan sholat sekalipun mungkin akan terganggu. Ada pertanyaan yang masuk kepada saya, bolehkah kita menunda sholat sehingga udara menjadi lebih dingin? Jawabnya boleh.

Dasarnya :

Shahih Bukhari 855:  Anas bin Malik berkata, “Jika hari terasa sejuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyegerakan pelaksanaan shalat, dan bila udara panas beliau mengakhirkannya, yakni shalat Jum’at.” Yunus bin Bukair berkata; telah mengabarkan kepada kami Abu Khaldah menyebutkan dengan lafadz ‘shalat’ saja dan tidak menyebutkan kata ‘jum’at’. 

Shahih Muslim 973: Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika hari sangat panas, maka tangguhkanlah shalat hingga suhu agak dingin, sebab panas yang menyengat berasal dari uap Jahannam.”

Shahih Bukhari 502: Dari ‘Abdullah bin ‘Umar bahwa keduanya menceritakan kepadanya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: “Jika udara sangat panas menyengat maka tundalah shalat, karena panas yang sangat menyengat itu berasal dari hembusan api neraka jahannam.”

Shahih Muslim 976: Dari Abu Dzar dia berkata; Mu’adzin Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengumandangkan adzan zhuhur, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tangguhkanlah hingga suhu agak dingin, tangguhkanlah hingga suhu agak dingin.” -atau dengan redaksi- “Tunggu dulu, tunggu dulu.” Lalu beliau melanjutkan sabdanya: “Panas yang menyengat berasal dari uap jahannam, jika panas menyengat, maka tangguhkanlah shalat hingga suhu agak dingin.” Abu Dzar mengatakan; “Hingga kami lihat bayangan benda yang telentang (maksudnya beliau akhirkan sekian lama, dan benda yang telentang sangat jarang mempunyai bayangan selain setelah matahari sekian condong sekian banyak -pent).”

Sunan Darimi 1303: Dari Bakr bin Abdullah dari Anas ia berkata, “Kami pernah melakukan shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada waktu yang sangat panas, apabila salah seorang di antara kami tidak mampu menempelkan keningnya di tanah maka ia menghamparkan kain dan melakukan shalat di atasnya.” 

Semoga bermanfaat.
Salam dari Palembang Darussalam.

31 Mei 2015, Armansyah.

Beragama secara plagiator

Dulu banyak orang yang beragama dengan model ikut-ikutan, entah cara beragama yang ia anut itu salah ataukah benar, sama sekali mereka tidak peduli. Terpenting apa yang ia dapati nenek moyangnya atau orang tuanya atau gurunya atau juga masyarakatnya menganut model dan amaliyah tertentu maka ia akan latah mengekornya. Padahal Nabi-nabi Allah sudah datang dan mengajak mereka untuk melakukan hal-hal yang benar secara syari’at. Sekarang pun sama. Masih juga terulang dijaman modern kita ini.

Orang banyak melakukan penyimpangan dari petunjuk yang telah diajarkan oleh Rasulullah, padahal agama ini sudah sempurna dengan status Muhammad sebagai Khotamannabi. Sedangkan perbuatan penyimpangan tersebut tidaklah dapat dikategorikan sebagai hal yang terbuka untuk ikhtilafiyah. Kok bisa? Jawabnya ya karena begitulah sunnatullahnya. Akan selalu terjadi pengulangan sejarah meskipun tidak harus persis sama wujudnya.

Islam ini adalah ajaran ilmu. Berbeda dengan agama lain diluarnya yang lebih kepada dogmatis-statis, menolak campur tangan akal hingga referensi yang jadi rujukan amaliyahnya. Sebagai agama ilmu, maka Islam sejak awal ia diturunkan oleh Allah melalui malaikat Jibril membuka dirinya untuk menjadi pusat kajian secara ilmiah. Silahkan Iqro. Jangan cuma sibuk berkontemplasi saja, merenung dan bermuhasabah diri tapi melepaskan kewajiban fi’liyah beramar ma’ruf nahi mungkar. Wahay Ayyuhuhal Mudzammil, orang-orang yang berselimut, bangunlah. Jangan terus menerus terjebak dalam goa pemikiran yang sempit, gelap dan sedikit mendapat cahaya.

Jika kita menulis karya ilmiah seperti skripsi, tesis atau disertasi saja mesti jelas dan dapat dipertanggungjawabkan isinya dihadapan para penguji diruang sidang. Ada standar yang mesti dipenuhi agar tulisan tersebut bisa lulus uji sehingga kita dinyatakan layak menyandang gelar keilmuan tertentu. Nah begitupula dengan agama.

Al-Qur’an mengajarkan kita untuk mau berpikir kritis terhadap berbagai fenomena yang ia sampaikan bahkan juga termasuk untuk melakukan uji komparatif terhadap literatur sejenis diluarnya, seperti Injil dan Taurat. Beranjak dari hal-hal ini, selanjutnya para ulama mengembangkan ilmu musthalah hadits untuk mengevaluasi akurasinya dengan menggunakan kritik sanad dan matn.

Timbullah apa yang kita kenal istilah Mutawatir, Shahih, Hasan, Dho’if dan Ma’udhu. Tapi sayangnya, masih banyak orang yang bersikap membebek sebagaimana halnya kaum terdahulu. Bukan beramaliyah secara kritis penuh keilmuan tetapi berdasarkan tradisiyah. Mereka tidak dapat memisahkan mana hal yang boleh untuk diperselisihkan serta mana juga hal yang menuntut sikap sami’na wa-atho’na. Andai dulu sewaktu merampungkan tesis S2 juga dapat melakukan hal yang sama, just copy paste tanpa peduli akan kejahilan plagiatisme… sayangnya dosen-dosen saya terlalu idealis dan penuh dedikasi sehingga sayapun jadi tidak melakukannya. Entahlah mereka yang memperoleh ijasah sarjana dengan penuh kecurangan.

Satu hal yang menjadi pemikiran saya sekaligus penutup status ini: Jika urusan tesis yang notabene urusan duniawiyah saja mesti begitu akuratnya maka bagaimana mungkin untuk urusan akhirat dan ketuhanan kita malah bersikap masa bodoh dan mencukupkan diri sebagai plagiator.

Palembang Darussalam, 10 Sya’ban 1436H.

Armansyah, S.Kom, M.Pd
Original posted: FB.

Rekaman Khutbah Jum’at 29 Mei 2015: Sangkakala dan Muhasabah

Oleh: Armansyah

Link download rekaman Mp3nya : https://soundcloud.com/armansyah-abi-daffa/khutbah-29052015

Berikut isi khutbahnya, silahkan di copy paste hal-hal yang mungkin dirasa perlu.

Mukaddimah

ayatsambunganpembuka

Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala pujian di akhirat. Allah Maha mengetahui setiap perkara ghaib maupun hal yang nyata. Mulai dari semut hitam yang berjalan diatas batu licin berlumut dimalam yang kelam hingga setiap lintasan niat yang tergores dalam pikiran setiap insan.

Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, apa yang ke luar daripadanya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Allah adalah Sang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun kepada makhluk-Nya.

Mari kita sama-sama bertadabbur, sama-sama bersyukur kehadirat Allah Subhanahuwata’ala yang pada hari ini masih memberikan nikmat-Nya kepada kita semua sehingga dapat berkumpul dimasjid ini guna menjalankan salah satu syari’at dalam agama kita, yaitu sholat Jum’at berjemaah. Diberi-Nya kita kesehatan, kekuatan dan kemampuan untuk mendatangi masjid ini, duduk dan mendengarkan khutbah secara tenang dan damai.

Jika kita melihat kondisi dan nasib saudara-saudara kita, para pengungsi dari Rohingya, banyak dari mereka yang terlunta dilautan dan sebagian telah diselamatkan oleh Allah di Aceh, Sumatera Utara, Turki hingga Arab Saudi akibat dari keganasan rezim yang berkuasa dinegaranya. Mereka didera oleh begitu banyak ujian sehingga harus pergi dan terusir dari rumah mereka, dari masjid-masjid yang mereka cintai dikampung halamannya. Berpisah dengan sanak famili yang mungkin saja diantaranya sudah mati terbunuh.

Semoga Allah merahmati dan memberikan perlindungan serta keistiqomahan iman kepada mereka. Aamiin.

Continue reading

Suara aneh nan misterius dari langit (Tanggapan)

Kehebohan media nasional memberitakan adanya suara aneh yang misterius dari berbagai langit diseluruh dunia sebenarnya saya katakan sudah ketinggalan. Sebab saya sudah membaca dan melihat berbagai videonya sejak 2012 lalu di youtube.

Sejauh ini saya belum bisa memberikan komentar atau tanggapan tertentu terkait masalah ini karena memang saya pribadi –selain melalui youtube atau sejenisnya– belum pernah mendengar secara langsung suara tersebut. Pertimbangan lainnya adalah untuk menghindari keterjebakan pada anekdot, kejadian rekayasa hingga mengkait-kaitkannya dengan hal-hal yang berbau mistis sehingga boro-boro memberikan explanation/pencerahan yang ada nantinya malah ikut menjerumuskan.

Pihak-pihak yang saya anggap berkompeten untuk menjelaskannya secara rasional dan ilmiah seperti NASA sudah memberikan statement resmi terkait kasus tersebut (malah sejak tahun 2001 lalu).

If humans had radio antennas instead of ears, we would hear a remarkable symphony of strange noises coming from our own planet. Scientists call them “tweeks,” “whistlers” and “sferics.” They sound like background music from a flamboyant science fiction film, but this is not science fiction. Earth’s natural radio emissions are real and, although we’re mostly unaware of them, they are around us all the time.

“Everyone’s terrestrial environment almost literally sings with radio waves at audio frequencies,” says Dennis Gallagher, a space physicist at the Marshall Space Flight Center (MSFC). “Our ears can’t detect radio waves directly, but we can convert them to sound waves with the aid of a very low frequency (VLF) radio receiver.”

Akan tetapi berhubung masalah ini sering dikait-kaitkan oleh publik terhadap nash agama yang berbicara tentang salah satu tanda awal dari kiamat adalah ditiupnya sangkakala, maka saya mencoba untuk ikut memberikan sedikit sumbangsih pemikiran agar tidak terjebak pada hal-hal yang keliru.

Benar didalam nash al-Qur’an dan hadist yang muktabar disampaikan akan adanya suara “tiupan terompet” sebagai salah satu pertanda awal terjadinya proses kiamat kubro. Pada status ini saya lampirkan contoh nash al-Qur’an yang berbicara masalah ini (surah Az-Zumar dan Yaasin).

azzumar

Akan tetapi ada sedikit catatan yang perlu sama-sama kita perhatikan.

Pertama. Jika tiupan terompet itu ingin diartikan secara harfiah maka sesuai dengan nash-nash keagamaan tadi, semua makhluk yang bernyawa akan langsung mati. Dan bila kita lalu mengaitkannya dengan suara aneh/ misterius yang sekarang menjadi fenomena diseluruh dunia, ya mestinya saat ini kita semua sudah mati. Fakta kita hari ini masih bernafas, masih dapat membaca status facebook (blog) saya ini meskipun suara itu mendengung-dengung sejak 2012 lalu, itu artinya hal tersebut cuma pembenaran yang dihubung-hubungkan semata.

Poin kedua, Istilah yang digunakan oleh al-Qur’an untuk “tiupan terompet ” ini tidak tunggal. Sebagai contoh, pada surah Az-Zumar ayat 69 digunakan istilah “Suuri” namun pada surah Yaasin digunakan istilah “Shoyhatan” yang memiliki arti “teriakan”.

yaasin

Perbedaan redaksional al-Qur’an terhadap satu kejadian yang sama, akhirnya dapat menimbulkan multi interpretasi terkait penafsiran kejadian tersebut itu nantinya. Bahwa boleh jadi yang dimaksud dengan tiupan terompet atau teriakan ini merupakan bentuk majas atau kiasan dari luar biasa dahsyatnya gemuruh suara kehancuran dunia pada hari kiamat itu. Entah itu karena adanya benda-benda langit yang menghujani bumi seperti di film-film Science fiction atau sebab-sebab lainnya. Wallahua’lam bisshawab.

infithar

Pastinya, tanpa bermaksud untuk menafikan atau juga menolak nya, saya pribadi untuk saat ini menganggap masih terlalu dini untuk mengaitkan fenomena suara misterius itu terhadap nash-nash agama, khususnya Islam.

Semoga Allah ta’ala melindungi dan mengampuni kita.
Salam dari Palembang Darussalam.
26 Mei 2015 | 08 Sya’ban 1436H

Armansyah Azmatkhan, S.Kom, M.Pd

Sebagai tambahan, berikut ada video yang dapat dijadikan tambahan informasi:

Selektif dalam meneruskan dan membaca berita

Selektif dalam menerima dan meneruskan berita! Apalagi jika berita tersebut terkait agama.

Contohnya adalah tentang berita berikut yang saya temukan sedang melintas di beranda saya karena dishared oleh salah seorang teman maya. Perhatikan tulisan yang saya lingkari dengan warna merah.

contoh_berita_ttg_dajjal

Dalam artikel diatas ditulis :

Allah (s.w.t) telah berkata di dalam al-Qur’an bahawa seorang bayi yang kelihatan seperti dajjal akan dilahirkan di israel dan itu adalah petanda hari perhitungan. Telah dinyatakan juga di dalam al-Qur’an bahwa tanda ini adalah sebagian daripada tanda-tanda sebelum berlakunya hari pembalasan. Oleh karena itu, para muslimin dan muslimat seharusnya sudah mulai berubah dan menunaikan solat.

Pertanyaannya adalah : Tolong sebutkan didalam surah apa dan ayat berapa pada al-Qur’an tentang apa yang ditulis tersebut diatas?

Begitupula yang ini : 

Nabi Muhammad S.A.W. berkata:
‘Siapa saja yang menyebarkan berita ini kepada orang lain,akan aku tempatkan dia di dalam Jannah pada hari pembalasan….

Mari kita lihat jika syaitan menghentikannya
(mungkin bermaksud = menghentikan penyebaran pesan ini).

Pertanyaannya adalah : Tolong sebutkan hadis tersebut dengan redaksi diatas, bisa ditemukan dalam kitab apa, hadis nomor berapa dan siapa rantai sanadnya.

Niscaya sipenulis berita tidak akan dapat membuktikannya pada kita karena memang tidak ada didalam al-Qur’an ditulis tentang Dajjal sesuai dengan apa yang mereka tulis pada website tersebut, begitupula halnya dengan apa yang katanya bersumber dari dalam hadist Rasulullah sehubungan dengan penerusan pesan itu.

Hendaklah kita takut dengan pesan Rasulullah berikut:

Musnad Ahmad 2820: Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid telah menceritakan kepada kami Abu ‘Awanah dari Abdul A’la dari Sa’id bin Jubair dari Ibnu Abbas ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Berhati-hatilah terhadap hadits dariku, kecuali yang betul-betul kalian ketahui, karena barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja, hendaklah ia bersiap-siaplah menempati tempat duduknya di Neraka. Dan barangsiap yang berdusta atas nama Al Qur’an tanpa berdasarkan ilmu, hendaklah ia bersiap-siap menempati tempat duduknya di Neraka.”

Ingin punya usaha dengan modal sedikit?

iklan

Ingin punya banyak jenis usaha dengan modal hanya 1,5 Juta? BISA!

Recommended! Dipakai usaha atau dipakai untuk pribadi pasti untung. Bisnis ini terbuka untuk semua kalangan (mahasiswa, Ibu Rumah Tangga, Karyawan kantoran atau anda yang sedang ingin mengembangkan usaha).

Bisnis ini juga bisa digabungkan dengan usaha lain yang sudah ada, termasuk online shop anda.

Free: Web System, ID Login dan Banner Plus Deposit langsung Rp. 200.000,-

Tersedia juga paket 2,5 Juta dengan tambahan bonus Smartphone canggih yang dapat digunakan untuk mengakses sistem secara mobile.

Anda juga insyaAllah akan kami pandu sampai bisa melakukan proses booking dan issued seluruh tiket pesawat terbang.

Hubungi : 082176696160 atau pin bbm : 51C1D256
Cp. Mitha Tanjung
Atau 0816355539 | pin bbm : 5756345F
Cp. Armansyah

Kenapa hati kita tidak tenang!

nasehat_diri

%d bloggers like this: