Sebuah nasehat (khususnya untuk diriku)…

Sahabat…. nasehat ini juga berlaku untuk diriku. Bagaimanapun, kadang akupun cuma pandai beretorika tetapi tak begitu pandai menerapkannya. Jadi diri ini sendiri senantiasa sangat perlu dinasehati. | Ingatlah sahabat, apapun yang kita miliki dan kita hadapi saat ini, semua itu pasti akan berlalu, semua akan hilang. Semoga apa yang sekarang ada pada diri kita, menjadi berkah dan rahmat untuk orang lain.

Jadilah orang yang tetap sejuk ditempat panas, tetap manis ditempat yang begitu pahit, merasa kecil meskipun telah menjadi besar, tetap tenang ditengah badai yang paling hebat. Jadilah orang yang tidak ikut asin meski berada dalam luasnya samudra bergaram. Orang yang langkahnya meninggalkan jejak bagi mereka yang merindukan kedamaian dan pencerahan. Orang yang setiap pikir, ucap dan tulisnya selalu dirindu dan dinantikan bagaikan musafir terhadap air digurun yang tandus. Orang yang kepergiannya kepada ilahi, menyisakan tangis duka dan untaian do’a.

Salam dari bumi Palembang Darussalam.
Rabu pagi, 08 April 2015 | 09:16 WIB
Armansyah, M.Pd
TW: @arman_syah

Original posted: Facebook

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: