Wafatnya Raja Abdullah dan kebencian kita

Sejak Raja Abdullah wafat, saya melihat cukup banyak ekspresi orang yang kesenangan terhadap kematiannya karena beberapa tindakan beliau selama ini yang dianggap tidak memihak pada kepentingan umat Islam, salah satunya misalnya adalah bersekutu dengan Amerika dan membuka hubungan bilateral dengan Israel.

Sebagai pribadi, saya juga sebenarnya juga demikian. Bisa dilihat posting-posting saya dibawah tahun 2012. Tapi ya sudahlah, sekarang orangnya juga sudah wafat. Tidak baik membuka aib orang yang sudah tidak ada lagi. Saya bukan tipikal orang yang suka melakukan hal-hal yang semacam itu. Adalah lebih baik kita mendoakan beliau saja agar dosa-dosanya itu diampuni Allah. Jikapun kelak Allah akan tetap menghukumnya, ya itu adalah hak prerogatifnya Allah. Sementara kita, lebih baik mencukupkan semua caci maki serta ekspresi kebencian tersebut dan tidak memperpanjangnya lagi.

Mari berharap agar raja Arab Saudi yang baru, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dapat jauh lebih baik lagi dalam menjaga kepentingan umat Islam dan membela hak-hak mereka.

Shahih Bukhari 6035: Telah menceritakan kepada kami Ali bin Ja’d telah mengabarkan kepada kami Syu’bah dari Al A’masy dari Mujahid dari ‘Aisyah mengatakan, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kalian mencaci orang yang telah mati, sebab mereka telah menghadapi apa yang mereka lakukan.”

Sunan Nasa’i 1910: Telah mengabarkan kepada kami Humaid bin Mas’adah dari Bisyr bin Al Mufadldlal dari Syu’bah dari Sulaiman Al A’masy dari Mujahid dari ‘Aisyah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kalian mencela orang-orang yang telah meninggal dunia, karena mereka telah sampai kepada apa yang mereka lakukan (pembalasan amal).”

Musnad Ahmad 17499: Telah menceritakan kepada kami Abu Nu’aim Telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Ziyad ia berkata, saya mendengar Al Mughirah bin Syu’bah berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kami mencaci orang-orang yang telah menjadi mayat, sehingga kalian pun menyakiti mereka yang masih hidup.”

Salam dari Palembang Darussalam.
26 Januari 2015

Armansyah Azmatkhan.

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: