Seri TDL Kristologi: Antara penamaan Isa dan Yesus

Seri Tauhid dan Logika Kristologi.
“Antara penamaan Isa dan Yesus”
Oleh. Armansyah
Penulis Buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” dan “Jejak Nabi Palsu”

Al-Qur’an menulis nama dari putra Maryam yang terlahir secara parthenogenesis itu dengan nama ‘Isa al-Masih. Penamaan diri beliau dengan nama yesus atau jesus seperti yang kita jumpai sekarang ini, sebenarnya berasal dari pendekatan para misionarisnya di tengah masyarakat yunani pada masa lalu. Kita tahu bila masyarakat yunani sangat gandrung dengan kepercayaan dewa-dewanya.

Bukti tentang ini dapat kita lihat dalam kitab Kisah Para Rasul pasal 14 bahwa Barnabas dan Paulus (Saul) telah disebut sebagai Zeus dan Hermes oleh masyarakat disana. Tidak heran bila kemudian dilakukan pendekatan terhadap kepercayaan tersebut dengan menisbatkan nama ‘Isa sebagai ‘Iesous,’ yang mana kemudian dari bentuk inilah diperoleh sebutan ‘Jesus’ dalam bahasa Inggris atau ‘Yesus’ dalam bahasa Indonesia.

Nama ‘Isa sendiri dalam bahasa yahudi adalah Yaohushua diucapkan ‘yao-hóo-shua’ – tekanan pada suku kata kedua, dengan pengucapan huruf hidup pada suku kata pertama seperti pada pengucapan kata ‘how’ dalam bahasa Inggris. Arti dari Yaohushua ini adalah kuasa Yaohu menyelamatkan. Yaohu sendiri berasal dari kata Yáohu UL, yaitu sebutan untuk Allah dalam bahasa Yahudi sehingga nama itu bisa diartikan Nabi yang akan menyelamatkan umatnya (yaitu Bangsa Israel) dengan kuasa Allah (seperti yang juga bisa dirujuk ke Injil Matius pasal 1 ayat 21 : karena dialah yang akan menyelamatkan umatnya dari dosa mereka.)

Bahasa Ibrani purba tidak ada huruf ‘J’, sehingga dapat kita pertanyakan pula bila ada orang menyebut nama Tuhan dalam bahasa Ibrani = Jehovah. Kalau ada Jehovah, maka Isa dalam bahasa Ibrani purba bukan yaohushua tetapi Jehoshua (dengan huruf J bukan Y). Yahudi juga begitu, akan menjadi Jahudi.

Menarik untuk diingat bahwa bahasa yang digunakan oleh beliau pada waktu itu adalah bahasa Aram (yaitu bahasa ibunya bangsa semit kuno), maka nama Yaohushua tersebut dalam bahasa Aramnya adalah Eesho (bukan Esau). Istilah Aram Eesho sama dengan istilah Arab ‘Isa, karena antara bahasa Arab dengan bahasa Aram merupakan satu rumpun. Jadi, dalam hal ini, penggunaan nama ‘Isa yang dijumpai dalam al-Qur’an, jauh lebih mendekati aslinya dibanding dengan istilah Yesus yang merupakan adaptasi terhadap nama dewa-dewa yunani.

Kata ‘jehovah’ adalah satu rekaan kata atau satu ciptaan kata yang muncul dahulu kala dengan cara menyelipkan huruf hidup yang terdapat dalam ‘adonai’ diantara huruf mati tetragram ‘YHWH’. Didalam adat-istiadat masyarakat Phoenician-Babylonian purbakala, berhala ‘Adonis’ dipercaya sebagai nama berhala yang paling populer bagi mereka, dan kata ‘adonai’ itu juga berasal dari nama berhala ‘Adonis’. Dalam tulisan Ibrani, huruf hidup dalam kata ‘Adonai’ dipindahkan kedalam tetragram (YHWH) dan menghasilkan ‘jehovah.’ Lebih dari itu kata ‘Adonai’ sebenarnya tidak ada dalam Tanakh, yaitu Kitab Suci Perjanjian Lama dalam bahasa Ibrani.

Kenapa sekarang menjadi Jehovah? Indikasi kuatnya karena orang Yahudi menghindari kemungkinan menyebut nama Tuhan secara sembarangan atau sia-sia. Dan juga melindungi dari hujatan oleh orang bukan YAOHU-di, yaitu kaum penyembah berhala.

Kembali lagi, nama Isa al-Masih, uniknya sempat tercatat dalam perjalanan raja Shalivahan di pegunungan Himalaya dimana beliau bertemu dengan seorang pemuda yang kemudian menyebut dirinya sebagai Isa Masih, putra dari seorang perawan dan telah datang dari sebuah negeri dimana kebenaran tidak lagi dihargai. Peristiwa ini terjadi setelah berlalunya tragedi penyaliban yang merupakan bentuk hukuman mati atas diri Nabi ‘Isa di Yerusalem oleh kaum yahudi yang disponsori oleh para rabi dan tentara romawi.

Wallahua’lam.
InsyaAllah bersambung pada seri Tauhid dan Logika Kristologi selanjutnya.
Mohon Maaf lahir dan batin.

Palembang Darussalam.
Armansyah

Diposting pertama kali di Timeline Facebook saya, 18 Desember 2014

Sumber utama penulisan :
1. al-Qur’an
2. http://www.eliyah.com/Scripture/preface.htm
3. http://tombofjesus.com/…/historica…/68-bhavishya-maha-purana
4. http://e-sword.net

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: