Antara intelektualitas dan akhlakul karimah

Negeri ini tidak kekurangan orang yang pintar. Jumlah kaum intelektualnya sangat banyak mulai dari mereka yang menyandang gelar kesarjanaan Doktor, Magister hingga Professor. Dari guru Paud, TK, SD, SMP, SMA, Dosen hingga Guru Besar tak terhitung lagi. Tapi sayangnya, orang yang pintar namun berakhlak mulia adalah hal yang sangat langka. Itulah fakta. Kecerdasan intelektual dan latar belakang pendidikan yang tinggi dengan kemuliaan profesi mereka itu tidak selalu berjalan lurus dengan moral dan adab mereka.

Padahal jika kita belajar misalnya dari cerita tokoh yesus dalam Perjanjian Baru kita akan melihat bagaimana seharusnya orang cerdas itu sesungguhnya. Yesus diluar posisinya sebagai Nabi yang membawa misi penyelamatan umat Israel, juga adalah seorang guru terhadap murid-muridnya. Dan sebagai guru, beliau tidak pernah merasa dirinya besar dihadapan para muridnya.

Kesantunan dan jiwa besarnya dalam menyikapi sikap para murid yang banyak tanya bahkan termasuk terhadap murid degil yang kelak berkhianat terhadap dirinyapun seorang yesus digambarkan begitu lapang dada. Dia mengajarkan bahwa guru bukan tokoh yang harus dilayani tapi justru guru berfungsi melayani, menyantuni dan mendidik adab. Yesus dalam Bible telah mencuci kaki para muridnya dan tidak satupun dari orang-orang besar dunia merendahkannya atau menganggap apa yang diperbuat yesus tersebut sebagai hal yang melecehkan profesi keguruan. Ada berapa banyakkah jumlah guru-guru dan pendidik maupun kaum intelektual negeri ini yang meneladani hal tersebut?

Muhammad, sang Khotamannabiyyin. Beliau diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Beliau juga guru besar bagi umatnya sebagaimana pula yesus dalam cerita Bible. Muhammad SAW sebagai guru tak pernah gila akan kebesaran maupun penghormatan. Saat beliau menghadiri majelis umatnya dan mereka hendak berdiri sebagai penghormatan, beliau malah tegas menyebutkan penolakannya. Sebab penghormatan itu pada dasarnya hanya hak Allah, bukan hak makhluk.

https://www.facebook.com/armansyah/posts/10152412864743444

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: