Memantaskan diri

Suatu hari seorang murid yang baru belajar komputer dengan sikap penuh percaya diri mengeluarkan sebuah flashdisk dari dalam tasnya dan langsung menghubungkannya ke salah satu pc desktop. Rupanya sang murid hendak menyalin data dari komputer itu kedalam flashdisknya. Beberapa saat kemudian sang murid tampak kesal, bingung dan gelisah. Usut punya usut, ternyata data yang hendak ia salin dari dalam pc memiliki kapasitas file 32Gb, sedangkan flashdisk miliknya itu hanya muat menampung data sebesar 8Gb saja.

Ya tak mungkin bisalah memasukkan data 32 Gb kedalam flashdisk berkapasitas 8 Gb, dipaksa-paksa juga percuma. Jikapun file didalam pc itu akan dikompres dengan winzip, winrar atah lha sekalipun tetap mustahil untuk merampingkan kapasitas seukuran flashdisknya. Jaman dulu iya kapasitas harddisk masih bisa dimanipulasi dengan aplikasi doublespace atau drivespace bawaan MS-Dos, tapi sekarang sudah jamannya windows 8 bung. Kita sudah berada di era clouds computing. Tidak jamannya lagi bermain di 16 bit. Orang masa kini tinggal upload data ke googledrive atau dropbox, bukan pusing mikirin trik manipulasi ruang penyimpanan konvensional. 

Begitulah pula halnya dengan kita dalam kehidupan ini. Jika kita ingin mendapatkan jodoh yang baik, ingin mendapatkan pekerjaan yang layak dengan gaji yang juga besar maka kita harus memantaskan dulu diri kita sendiri. Perbagus akhlak, pertebal taqwa dan luaskan ilmu. InsyaAllah jodoh yang pantas, pekerjaan dengan posisi terhormat dan gaji berlimpah akan dengan sendirinya mendatangi kita. Tak usah lagilah pakai cara lama mau akal-akalan biar terlihat kaya, biar terlihat terhormat ataupun sholeh karena toh suatu saat kebohongan kita itu pasti akan terbongkar. 

Continue reading

Advertisements
%d bloggers like this: