Cinta, Pernikahan dan Perselingkuhan

bersama-istriku

 

Foto: Saya bersama Istri 

Pada hari kita menikahi istri ataupun suami kita adalah hari dimana Allah telah menempatkan amanah dan tanggung jawab pada masing-masing dari kita untuk dapat menjaga hak-hak dari pasangan kita itu sebagai keluarga, penyejuk jiwa, sebagai ayah dan ibu dari anak-anak kita.

Maka takutlah pada Allah yang atas nama-Nya kita telah melakukan ijab kabul, atas nama-Nya kita memulai bahtera rumah tangga berdua serta atas nama-Nya juga kita memulai tugas dan kewajiban kita.

Islam tidak pernah melarang orang jatuh cinta. Bahkan seseorang yang mengetahui orang lain jatuh cinta, ia dianjurkan untuk membantu merealisasikan cintanya dengan baik dan benar. Islam memberi perhatian dan dukungan kepada orang-orang yang jatuh cinta dan menuntun cinta itu sendiri dalam bingkai suci ilahiah. Jangan sampai cinta malah menjadi penyakit (al-‘isyq)

 


Jangan hancurkan ikatan suci yang telah kita awali dengan kebaikan berdasar sunnah Rasulullah. Jangan kotori pernikahan dengan perselingkuhan hati apalagi berakhir pada sebuah perzinahan raga, ingatlah sabda Rasulullah SAW berikut.

Dari Abu Hurairah berkata; Bahwasnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dua mata berzina, lisan berzina, dua tangan berzina, dua kaki berzina dan kemaluanlah yang membenarkan hal itu atau mendustakannya.” (Sumber: Musnad Ahmad no hadist 8488)

#edisi #cinta #pernikahan

Palembang Darussalam, 04 Agustus 2014
Mgs. Armansyah Sutan Sampono Azmatkhan

 

Link asli : Facebook

Advertisements

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: