Berhijab tapi belum berakhlak?

Oleh : Armansyah

Sudah berjilbab tapi kadang kelakuan masih tak sholehah, sudah banyak menguasai ilmu agama tapi masih susah mengendalikan diri saat marah demikian seterusnya kita suka mendengar dan melihat fenomena-fenomea sejenis ini. Lalu bagaimana menyikapinya?

Ya sikapi sebagai sesuatu yang alamiah sajalah. Manusia itu butuh proses untuk berubah. Tak ada perubahan yang terjadi secara instan. Masih bersyukur bila orang ini setidaknya sudah ada perubahan. Ketimbang misalnya berjilbablah tidak eh kelakuannya juga bejad. Paham agama tidak eh emosinya meledak-ledak. Jadi dimana letak keseimbangannya?

Justru adanya sisi positip spiritual dibalik sisi negatif seseorang ini, dapat menjadi pembimbing dan alat kontrol bagi orang itu sendiri. Ya, mungkin jika ia tidak berjilbab kelakuannya justru sangat bejad, boro-boro kurang sholehah. Jika ia tidak paham ilmu agama, mungkin marahnya dapat membuat dia juga menjadi seorang pembunuh, pemabuk dan seterusnya. Pokoknya lebih jahat dan keji ketimbang itu.

Ini bukan untuk memberikan pembenaran atas fenomena-fenomena tersebut tapi lebih kepada perubahan cara pandang kita terhadapnya untuk tidak terus-terusan negatif. Tak ada kondisi yang benar-benar ideal. Mudah-mudahan orang itu dan juga kita semua yang sedang terus menerus dalam proses perubahan menjadi lebih baik dan semakin baik setiap hari…. dimudahkan Allah jalannya.

Aamiin.

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: