Pemilihan Legislatif 09 April 2014: Kami pilih PKS

pks

 

Saya bukan kader PKS, bukan juga seorang anggota resmi PKS. Saya hanya orang yang berada diluar lingkaran internal PKS yang kebetulan pada tahun 2009 berhasil lulus saat mengikuti seleksi bacaleg atau sekelas konvensilah kalau istilahnya Partai Demokrat untuk menjadi caleg mewakili PKS. Posisi saya ini tidak menghalangi saya untuk tetap bersikap kritis ataupun memberikan dukungan pada PKS itu sendiri.

Belajarlah untuk bersikap arif, memahami situasi dengan pertimbangan rasional. Mungkin saja, PKS tidak mewakili seluruh kehendak dan aspirasi yang kita inginkan. Saya pribadi tidak menafikan hal ini. Ada sejumlah ketidaksepakatan saya terhadap sikap, kebijakan serta keputusan mereka, baik secara institusi partai maupun oknum yang ada didalamnya. Namun, ada kepentingan lain yang sifatnya lebih utama ketimbang mengedepankan unsur like or dislike pribadi. Kepentingan itu adalah terjaganya kemaslahatan umat Islam di negara ini.

Bertindak rasional dengan tetap kritis dan sesuai kaidah Qur’an. Saya berprasangka baik saja pada orang-orang yang saya pilih itu, memohon pada Allah agar mereka diberi ke-istiqomahan dalam menegakkan kebenaran ditengah gelombang kemaksiatan di senayan.

Faidza azzamta fatawakkal ‘ alallah.

Jikapun nantinya terjadi penyimpangan, paling tidak, mereka adalah pilihan yang paling baik untuk saat ini.

 

Advertisements
%d bloggers like this: