Orang yang sengsara adalah

Orang yang sengsara adalah mereka yang selalu ingin menjadi orang lain, tidak menerima takdir dan tidak bersyukur terhadap setiap rezeki atau nikmat yang ia peroleh. Mereka akan selalu diliputi kegelisahan, amarah, kekikiran dan ketidak percayaan terhadap dirinya sendiri. Semoga kita terhindar dari hal-hal semacam ini, Aamiin.

Advertisements

Pesan Isa al-Masih

Isa berkata: “Berbahagialah mata yang tidur tanpa niat akan berbuat dosa, dan juga mata yang terjaga bukan karena akan berbuat dosa”. 

(Sumber: The Muslim Jesus, Tarif Khalidi dari buku Abu Hamid al-Ghazali, Ihya Ulum al-Din, 4:353 (Asin, h. 417, no. 92; Mansur, No. 174; Robinson, h.49)

Pelajaran dari Nabi Ya’qub

Pelajaran dari Nabi Ya’qub as ketika beliau akan wafat, dikumpulkannya anak-anaknya dan ia bertanya : “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.”

(Sumber: Al-Qur’an surah al-Baqarah ayat 133)

Orang jaman sekarang beda, anak masih kecil sudah diwariskan harta berlimpah. Kemudian ketika ditanya alasannya: Biar jika saya mati, saya tak khawatir, makan apa anak saya besok.

Status FB, 26.12.2013 

Allah, Rasul dan Ulil Amri

Taat pada ulil amri atau pemerintah, letaknya ada dibawah ketaatan pada Allah dan Rasul-Nya. Jadi, bila ulil amri tak sesuai dengan kaidah yang diturunkan oleh Allah dan Rasul, tinggalkan sang ulil amri. Begitupula dalam hal hidup berumah tangga. Istri harus patuh pada suami dan juga orang tuanya, tapi kepatuhannya ini tetap ada dibawah kepatuhan pada Allah dan Rasul. Jadi bila misalnya, ada suatu perbuatan yang menyelisihi ketentuan Allah dan Rasul, tapi suami ridho, orang tuapun tak masalah. Ayo periksa juga, apakah Allah dan Rasul ridho? apa sudah sejalan dengan al-Qur’an dan as-Sunnah? bila ternyata masih menyelisihi ketentuan Allah dan Rasul, maka hentikanlah. Berbuatlah yang benar, jangan cuma berbuat yang baik. 

Ingat: Baik saja belum tentu benar, tapi bila ia sudah benar, maka pastilah itu baik.

Sumber, status FB 27 Des 2013

%d bloggers like this: