Antara kognitif dan afektif

Kecerdasan kognitif seseorang boleh saja luar biasa, gelar kesarjanaannyapun mungkin pula berderet di namanya, bahkan sangat jadi dia lulusan dengan predikat Cum Laude dari universitas paling terkenal di dunia. Tapi jika afektifnya nol, kecerdasan emosinya nol, kecerdasan spiritualnya nol, maka ia tak ubahnya hanya seekor binatang yang diajari atau istilah al-Qur’an, bak keledai pembawa kitab. Semoga kita terhindar dari perilaku semacam ini.

Status Fb, 13 Des 2013.

Advertisements

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: