Sepatu Fir’aun vs Terompah Bilal

Fir’aun boleh jadi merasa bangga dengan sepatu dan tahtanya yang mewah berlapis emas berlian, tapi terompah Bilal bin Rabah yang sederhana justru terdengar oleh Rasul di Syurga sementara Fir’aun tersiksa kekal dalam neraka. Apa anda bisa mengerti maksud status saya ini?

Status Fb saya, 08 Des 2013

Advertisements

Sholat Dzuhur dan Ashar boleh dibaca Jahar!

Oleh : Armansyah

Mungkin sebagian besar dari kita saat melakukan sholat Dzuhur dan Ashar membaca ayat-ayatnya secara Sir atau secara pelan, tidak nyaring bahkan nyaris tak terdengar suaranya. Termasuk dalam sholat berjemaah. Itulah yang populer dan jamak dimasyarakat muslim.

Tapi, tahukah anda bahwa membaca secara Jahar (Jahr) atau nyaring, keras dan terdengar bacaan pada sholat Dzuhur dan Ashar, sama sekali tidak salah dan tidak bertentangan dengan nash manapun dalam agama. Bahkan, hal ini juga acapkali dilakukan oleh Rasulullah SAW sendiri.

Jika Rasul melakukannya, maka mengingat Rasul berfungsi sebagai Uswatun Hasanah, praktis tindakan beliau dalam hal inipun mestinya bisa kita tiru dan harus pula kita lakukan. Terlepas apakah masalah tersebut populer maupun tidak dimasyarakat, itu bukan persoalan.

Nah, ayo kita lihat dalil-dalilnya didalam nash:

Continue reading

Saya izinkan istri ikut kajian Salaf.

Tadi pagi, istri izin untuk ikut kajian Salaf. Ya silahkan. Terus ditanya, apa saya tidak khawatir cara berpikir beliau akan berubah? saya senyum saja dan jawab, hidayah itu hak-Nya Allah. Kebenaranpun miliknya Allah. Sebagai bagian dari proses pendewasaan iman dan berpikir, selama itu baik, silahkan. Toh setelahnya kita bisa saling tukar pikiran kembali dan kita diskusikan apa-apa hasil dari pengajiannya. Kita kembangkan ulang wawasan yang ada, kita kaji nashnya secara utuh secara out of the box, lepas dari semua sekat madzhab dan sekterianismenya.

Jadi easy going sajalah. I’m an open minded person insyaAllah. Jika hanya mendapat ilmu dari satu sisi, juga kurang baik untuk latihan berpikir dan pengembangan wawasan.

Status FB, 08 Des 2013 

Maaf. Saya tidak berdebat secara doktrinal!

Saya membuka diri untuk berdiskusi lintas agama dan lintas madzhab, baik secara langsung tatap muka maupun melalui forum diskusi yang memang khusus mewadahi untuk ini, terutama dalam majelis Iqra yang saya dirikan sejak 2006 lalu. Tapi maaf, syarat saya ada satu. Kita diskusi tidak langsung doktrinal tetapi mari kita mulai pembahasan dari hal-hal yang sifatnya rasional dulu. Dari titik ini, kita bisa mengukur sedalam apa ilmu dan pengetahuan serta cara berpikir setiap orang dari kita. Jika anda tidak siap dengan konsep saya ini, maka sebaiknya batalkan saja diskusi dengan saya. Sebab saya tidak ingin mengobral nash-nash agama secara percuma hanya untuk mencari pembenaran dengan saling membenturkan doktrin. 

Untuk diskusi tatap muka langsung, silahkan kita atur jadwalnya. InsyaAllah, saya pastikan selama saya masih hidup, saya akan datang. Jika perlu kita open to public dan disaksikan oleh banyak orang.

Status FB, 08/12/2013

Pada akhirnya kita menuju kubur!

Hidup cuma sementara, setinggi apapun ilmu kita, sebaik apapun status sosial kita, kemanapun kita pergi dipenjuru dunia ini pada akhirnya kita akan mati dan kita akan berakhir dengan pergi kekubur.

08,12.2013 | http://armansyah.net/

Dari status FB, 08 Des 2013

%d bloggers like this: