Menarilah ditengah badai !

Dulu selama 3 tahun belajar Karate di Gojukai, saya diajarkan untuk menghadapi kekerasan secara kekerasan pula. Istilah modernnya, Strike when the iron is hot. Berbanding terbalik ketika saya mendalami tenaga dalam di PRANA SAKTI INDONESIA, saya diajarkan untuk menghadapi kekerasan dengan kelembutan. Mirip seperti kaidah Taichi, panas dan dingin, keras dan lembut. Tapi, semua ini mewakili fakta bahwa hidup bukanlah untuk menunggu badai berlalu, hidup adalah bagaimana kita bisa belajar menari ditengah hujan deras yang lengkap dengan sambaran kilatnya, hidup adalah upaya berpikir dan mencoba melakukan tarian dengan baik ditengah licinnya tanah dan menjadikan gemuruh petir sebagai irama.

Status Facebook saya, 21 November 2013

Advertisements
%d bloggers like this: