Muhammad yang sederhana

Muhammad, setiap kali ingin bercerita tentang dirinya, semua untaian kata menjadi penuh makna, tak pernah cukup susunan kata untuk bisa melukiskan aspek kemanusiawiannya sampai pada sosok kerasulannya. Dialah saudagar tersukses sepanjang sejarah, dialah satu-satunya orang yang sejak kecil diberi masyarakatnya gelar al-Amin, dialah sang penggembala, dia seorang penjelajah, dia seorang suami, diapun seorang ayah, dia seorang kepala negara, dia seorang penakluk, dia seorang astronot, dia seorang cendikiawan, dia seorang Nabi, dan tak pernah mau disanjung secara berlebihan. Muhammad yang sederhana itu, berkata : Innama ana basyarun mislukum, sungguh aku hanyalah manusia biasa seperti kamu (lihat surah Fushilat ayat 6).

“Janganlah kalian melampaui batas dalam memujiku (mengkultuskan) sebagaimana orang Nashrani mengkultuskan ‘Isa bin Maryam. Sesungguhnya aku hanyalah hamba-Nya, maka itu katakanlah ‘abdullahu wa rasuuluh (hamba Allah dan utusan-Nya)”. (Kitab Shahih Bukhari No. 3189)

Status FB saya, 17 Nov 2013

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: