Kita cuma hamba Allah yang Faqir

Gelar sarjana apapun yang kita sandang diatas dunia ini, strata sosial yang tinggi bagaimanapun kita miliki saat ini tidak akan melepaskan sebuah fakta bahwa kita adalah hamba Allah yang faqir. Lemah, cengeng, dan selalu penuh kekurangan. So, jangan lebay dalam hidup. Sama sajalah namanya manusia. Tak usah gila hormat atau bertingkah munafik. Tampillah apa adanya dengan seluruh kelebihan dan kekurangan kita. Rasul Muhammad saja selalu berkata:

ana basyarun mislukum yuuha ilayya annamâ ilâhukum ilâhun wâhidun., aku hanya manusia biasa seperti kamu yang diberi wahyu bahwa Tuhan kalian adalah Tuhan yang Maha Esa.

Jadi, mari jalani hidup dengan prinsip : An ta’budallah ka-annaka tarohu fain-lam takun tarohu fainnahu yaro’ > beribadahlah engkau pada Allah seolah engkau melihat Allah dan jika engkau tidak bisa melakukannya maka sadarilah bahwa Allah pasti melihatmu. Dengan demikian, kita bisa sama-sama mawas diri dalam hidup. Tidak berlaku angkuh dan sombong

Status Fb saya, 13 September 2013.

Advertisements
%d bloggers like this: