Islam itu Kaffah Loh.,

Islam itu kaffah dalam pengertian, menyeluruh, lengkap dan totalitas. Dari mulai bangun tidur sampai pergi tidur. Semua gerak langkah dan denyut nafaspun ada arahannya secara syari’at. Bahkan posisi tubuh tidur sebaiknya harus menghadap kemanapun ada petunjuknya. Bersisir didepan cermin, juga ada doanya. Ingin berhubungan suami istri, ada doanya, ada adabnya. Ingin masuk ke WC saja ada doanya, bahkan harus menghadap kemana ketika sedang buang airpun diatur adabnya. Subhanallah.

Apalagi untuk urusan yang lebih besar dari itu. Misalnya berpolitik, berdagang, bekerja, berpakaian, belajar, bergaul, naik kendaraan dan seterusnya. Jadi tidak ada istilah pemisahan agama dengan semua denyut nadi kehidupan. Jangan terperdaya dengan ucapan orang yang tak paham kaidah agama yang berusaha memisahkan antara politik dan agama, memisahkan antara ilmu eksakta dan ilmu akhirat, memisahkan antara arisan dan dakwah serta lain sebagainya.

Yuk baca tentang Islam Kaffah lebih jauh dalam 3 tulisan lepas saya :

 — with Mitha Tanjung.

Status FB saya, 06 November 2013

Advertisements

Berdoalah untuk yang baik

Ketika berdoa untuk dunia, mintalah dunia yang baik. Ketika berdoa untuk akhirat maka mintalah akhirat yang baik. Inilah kunci doa kita : Robbana aatina fiddun-ya **hasanah** wa fil akhiroti **hasanah** waqina adzabannar.

Status FB saya, 05 November 2013

Tak ada insan sempurna

Semua dari kita tentu menginginkan mendapat pasangan hidup yang sempurna. Ketahuilah akhi wa ukhti fillah, tidak pernah ada insan yang sempurna. Semua punya kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Sempurna itu hanya milik Allah. Kita cuma bisa belajar untuk menaikkan level hidup dan keimanan kita saja untuk menjadi lebih baik. Inipun setiap waktunya disetiap diri kita selalu berperang antara fujur dan taqwa. 

Yuk sama kita baca dan aminkan doa ini.

ilustrasi

Robbana La tuzigh quluubana ba’da iz hadaytana wahablana mil’ladunka rahmah, Innaka anntal wahhaab.

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami pada kesesatan setelah Engkau beri petunjuk pada kami dan karuniakanlah kami rahmat dari sisi-Mu, Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”

Status FB saya, 05 November 2013

Pesan untuk caleg muslim 2014

Pesan saya untuk kawan-kawan muslim yang saat ini mencalonkan diri di legislatif, yuk coba tanya lagi hati nurani masing-masing. Apakah niat anda untuk ikut dalam ajang pemilu tersebut benar-benar tulus untuk Allah dan mengabdi pada kemaslahatan umat? 

Apa alasan anda bergabung dengan partai anda yang sekarang? berdasar imankah? atau cuma karena ikut-ikutan dan mengadu untung? 

Jika anda nantinya gagal, entah karena dicurangi maupun hal itu terjadi secara jujur, apakah anda akan ikhlas? 

Tak perlu dijawab secara lisan, biarkan hati anda sendiri yang menjawabnya. Ini bagian dari ajakan kontemplasi diri di awal tahun baru Hijriyah 1435.

Status FB saya, 04 November 2013

Islam tidak mengajarkan mencaci-maki

Islam tidak mengajarkan caci maki, Islam hanya mengajarkan umatnya untuk berpikir dan bersikap kritis. Jangan sampai terjebak. So, jika ada yang mau mengkaji sirah Rasul, keluarganya dan para sahabatnya silahkan saja dengan semua kekritisannya. Namun jangan mencaci maki hal yang dikritisi. Itu –sekali lagi– bukan akhlak Islam. Bagaimanapun kita tidak pernah hidup dimasa itu, kita hanya mendapati ceritanya dalam bentuk fragmen-fragmen yang saling tercerai berai dan berkontradiksi satu dengan lain. Jauh lebih bijak kita untuk bersikap hati-hati dalam mengkaji sirah.

Olehnya, siapa saja yang mencaci istri Rasulullah, siapa yang mencaci maki ke-4 Khalifah pertama, siapa yang mencaci maki para Ahli Bait Rasul (khususnya seperti yang pernah terjadi dalam sejarah sepeninggal Ali ibn Abi Thalib) maka sebaiknya segera bertobat. Manfaatkan momentum tahun baru hijriyah kali ini untuk mendewasakan cara kita beragama.

Siapa yang tidak suka dengan pernyataan status saya ini, silahkan berkomentar.

Status FB saya, 04 November 2013

%d bloggers like this: