Pengalaman di Transjakarta: Dimana Adabnya?

Satu pengalaman saat didalam busway TransJakarta, semua orang sibuk dengan ponselnya sendiri. Ada yang buka games, ada yang buka path, line, fb, twitter dan sebagainya. Benar-benar individual sifatnya. Tak ada lagi senyum maupun tegur sapa. Bahkan, ya mohon maaf nih, beberapa kali saya memberikan tempat duduk saya sama perempuan yang berdiri, tidak ada ucapan terimakasih. Ini bukan tentang ikhlas tak ikhlas atau pamrihnya ya… tapi maksud saya, apa sudah sedemikian angkuhnya watak orang-orang kota besar sehingga melupakan adab ketimurannya? boro-boro kita bicara soal adab Islami ya, tapi dari hal yang terkecil sajalah dulu. Ternyata, kesibukan rutinitas, kerasnya pergulatan hidup, bisa membuat manusia berubah karakter. Nyaris tak ada lagi nuansa kekeluargaan, semuanya individual. 

#catatanperjalananku

Status FB saya, 02 November 2013

Advertisements

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: