Tidak perlu membaca usholli

Pernah ada sahabat bertanya sama saya berkaitan dengan bacaan niat sholat tertentu. Bacaan niat disini dalam artian membaca lafash “Usholli fardhal/sunnaa … raka’atin”. Kemudian saya jawab bahwa saya tidak pernah membaca secara lafas demikian untuk niat sholat apapun, baik yang wajib maupun yang sunnah. 

Sebab pertama, hal ini tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam sunnahnya, jika memang perkara ini baik maka tentu beliau SAW lebih mengetahuinya. Ingat, ini perkara ibadah pokok. Fakta tidak ada satu hadispun bercerita tentang ajaran pelafasan niat semacam itu. Jadi, perbuatan tersebut tidak bersumber dari Rasul. Hal kedua, saat saya hendak melakukan sholat, maka pastinya sudah langsung terpatri didalam hati sejak lintasan pikiran itu terwujud, diamalkan dalam bentuk thaharah kemudian berdiri siap untuk takbir yang didahului oleh qomat.


Tapi jika ada orang yang mengamalkan lafash niat semacam ini, silahkan saja, meski saya tidak menganjurkan tapi saya tidak bisa melarangnya secara ekstrim sebab itu menyangkut hak pribadi orang per orang. Cukup saya menafikannya secara pribadi dan mengajarkannya pada keluarga saya serta mencontohkannya dalam amaliah yang bisa terlihat.

Status FB saya, 30 Oktober 2013

Advertisements
%d bloggers like this: