Link Rekaman Khutbah Jumat saya 25 Okt 2013

Berbagi rekaman Khutbah Jumat saya hari ini, 25 Oktober 2013 : Bangga Sebagai Muslim 

https://dl.dropboxusercontent.com/u/27735470/Khutbah-Jumat-Arman25-10-2013.mp3

Semoga bermanfaat.,

Palembang, 25 Oktober 2013

 

Armansyah

Sikap saya tentang khilafah dan penerapan syariat Islam

Saya pernah ditanya, apakah setuju dengan khilafah. Menurut sahabat tadi, khilafah adalah manhaj kenabian, dan konsep khilafah ini adalah yang paling ideal untuk menerapkan hukum Islam. 

Secara pribadi sebagai muslim, saya 100% setuju penerapan syariat Islam bagi kaum muslimin, tanpa syarat, sebab hal ini sudah diwajibkan sendiri oleh Allah didalam al-Quranul karim. Tetapi ketika khilafah disebut sebagai manhaj kenabian, saya belum bisa sepakat. Karena dijaman Nabi, beliau tidak pernah mendirikan khilafah seperti dijaman Abu Bakar sampai Hasan ibn Ali (cucu Nabi yang menjadi khalifah setelah Imam Ali dan kemudian menyerahkan kekuasaannya pada Muawiyah).

Lagipula, para Nabi sebelum Muhammad, juga tidak pernah mendirikan khilafah dalam bernegara, bahkan, Daud dan Sulaiman jelas-jelas didalam al-Qur’an berposisi selaku raja muslim, artinya konsep pemerintahannya kerajaan, bukan khilafah. Nabi SAW sendiri memang berfungsi sebagai pemimpin bangsa namun tanpa menyebut nama baju kepemimpinannya itu dengan istilah khilafah. Tidak ada juga dewan syuro ketika Rasul memerintah. 

Continue reading

Apa kalimat pertama kita saat terkejut?

Dulu, almarhum guru spiritual saya pernah berkata: Jika ingin melihat sejauh mana tingkat dzikrullah seseorang, maka kejutkanlah dia secara tiba-tiba. Lihat kalimat apa yang pertama keluar dari mulutnya! 

Jika ternyata lisan kita sendiri belum mampu mengeluarkan asma Allah saat terkejut secara spontan, maka marilah sama-sama perbaiki dzikrullah kita masing-masing secara lebih baik. Karena, bukan tidak mungkin ada diantara kita yang mengalami kematian tiba-tiba dengan cara mengejutkan. Kita biasakan lisan kita selalu mengeluarkan asma Allah yuuk, sehingga ketika ajal tiba dibatas akhir masanya, kalimah yang keluar dari mulut kita secara otomatis adalah asma Allah.

Tapi ingat kawan, jangan lakukan teknik ini pada mereka yang punya penyakit jantung!

Status FB saya, 24 Oktober 2013

Konfrontasi Fiqh

Tajdid itu ada dua, yaitu mengubah metodologi berpikir atau tajdid dalam kerangka metodologi yang sudah ada. Banyak orang yang tak kuat untuk berpikir dan menghadapi tantangan problematika modern terhadap agamanya lalu terjebak dalam ritual yang dipolakan sehingga menjadikan upacara keagamaan sebagai sesuatu yang sakral sebagai bentuk pelarian kelemahan akalnya. Muncullah tarekat dalam berbagai bentuk dan nama yang kemudian di istinbatkan kepada Rasul maupun sejumlah sahabat tertentunya. Padahal seringkali faktanya ritual keagamaan termasuk tarekat itu sendiri justru tidak pernah ada tuntunannya dari Rasul yang dalam hal ini berfungsi selaku media sumber dari segala sumber hukum Islam. 

Orang lalu mematikan istilah fuqaha terhenti pada sosok Imam Nawawi atau para imam lain seangkatan beliau. Saat tema tajdid yang lebih luas diangkat menjadi sebuah isyu hangat, orangpun protes, siapa yang fuqaha, kita hanyalah muttafaqihun alias orang yang mencoba memahami fiqh, bukan fuqaha alias ahli fiqh. Lari dari tantangan jaman, menceburkan diri yang frustasi itu kedalam medan eskapisme. Merekapun sering membawa nama Imam al-Ghazali, padahal cuma aspek etiknya saja yang diambil sementara metode berpikir beliau yang menyeimbangkan intuisi dengan akal justru diabaikan. 

Konsep tasawuf modern yang tetap bertujuan taqarub ilallah namun dengan cara exercise berpikir, lepas dari semua ritual klenik tanpa dasar dan tuntunan yang jelas dari Rasul kiranya harus terus digelorakan dan dipopulerkan melalui berbagai media.

Continue reading

Banyak jalan untuk menebar manfaat

Berbuat baik dan menebar manfaat pada banyak orang, tidak harus selamanya terjun kedalam dunia politik praktis ataupun tampil ceramah ditelevisi. Allah membuka banyak jalan pada kita untuk bisa memfungsikan diri kita sesuai arahan-Nya diberbagai bidang dan aspek kehidupan. Mari kita mainkan peran kita masing-masing dengan benar, saling mengisi dan menyeimbangkan serta memberikan support satu sama lain. Apa yang salah, mari sama dikoreksi dan dibicarakan. Tinggalkan caci maki maupun sumpah serapah, tidak sehat untuk pendewasaan jiwa kita sendiri. Kritiklah apa yang perlu di kritik dan dukunglah apa yang memang perlu mendapat dukungan. 

#nasehatuntukdirikusendiri

Status FB, 23 Oktober 2013

Rintihan Tahajudku

Di awal pertiga malam seperti ini, merupakan waktu yang tepat untuk memulai tafakur diri jelang tahajud. Saatnya bercengkrama dengan ilahi penguasa seluruh bentuk kehidupan jagad raya. Mengadu semua keluh kesah dengan ratap tangis dan air mata, memohon petunjuk, ridho dan ampunan-Nya. Mengenyahkan seluruh jenis kemunafikan diri, membuang jauh-jauh rasa pemberhalaan terhadap makhluk dan kembali pada pemujaan Dia yang Maha Suci.

Tidak ada seruan ketundukan jiwa al-insan, kecuali untuk-Nya. Tak usah bibirmu menyebut dan memanggil imammu, syaikhmu, husainmu, murobbimu, guru tarekatmu, pembimbing spiritualmu atau juga Qorinmu dihadapan Dia, kecuali hanya untuk mendoakan mereka agar selamat di dunia dan akherat. Hadapkanlah mukamu secara hanif pada ad-Dien yang benar, ad-Dien yang telah ditempuh oleh para Nabi dan Rasul dimasa lalu. 

Saatnya kita sama bersihkan jiwa kita dari penghambaan terhadap makhluk. Ingat, Allah itu Esa, bergantung segala sesuatu pada-Nya. Tidak beranak atau diperanakkan, dan, tidak ada apapun yang menyerupai Dia.

Subhanallah, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallah.

#rintihtahajudmalamku

Status FB, 23 Oktober 2013

Sis, cek lagi fotomu di sosial media!

Sahabat muslimah, yuk cek lagi foto-foto yg pernah anda unggah ke media sosial seperti facebook, path, instagram atau sejenisnya. Siapa tahu ada foto anda yang masih membuka aurat yang dilarang oleh agama. Paha, Dada, Betis bahkan juga rambut. Khusus yang belum pake jilbab, kapan nih mau mulai memakainya? bagi yang sudah, mudah-mudahan jilbabnya bukan sekedar nutup rambut saja ya… khan gak enak juga kalo mata kaum lelaki masih jalang melihat dada anti yang membusung, padahal udah jilbaban. Terus cek juga, masih ada gak foto di fb or lainnya itu yang masih bersifat jahiliyah. Kita gak tahu umur loh ya… ntar nyesal pas malaikat Izrail datang, foto-foto nakal kita masih bergentayangan didunia maya.

Maaf ya kalo ada yang tersinggung….

 

Status FB saya, 22 Oktober 2013

%d bloggers like this: