Ultah pernikahan kami ke-10

 

10 Tahun sudah perjalanan bahtera rumah tangga ini dibina, banyak cerita sudah dituai. Banyak tawa telah direnda, memang tidak mudah merajut, membina dan mempertahankan keutuhan rumah tangga. Dalam perjalanannya, pasti ada tangis, ada marah, ada cemburu dan pastinya ada pula bahagia. Semoga, pernikahan ini tetap langgeng berada dalam naungan hidayah, lindungan serta ridho Allah SWT. Menghasilkan keturunan yang istiqomah, cerdas dan berguna bagi agamanya, orang tuanya, keluarganya dan bangsa secara keseluruhan.

Wa-allafa bayna quluubihim law anfaqta maa fii al-ardhi jamii’an maa allafta bayna quluubihim walaakinna allaaha allafa baynahum innahu ‘aziizun hakiimun

Dan Allahlah yang mempersatukan hati mereka. Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. [Surah al-Anfaal ayat 63]
Waallaahu ja’ala lakum min anfusikum azwaajan waja’ala lakum min azwaajikum baniina wahafadatan warazaqakum minaalththhayyibaati  | Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. [Surah an-Nahl ayat 72]
Belahan jiwa adalah satu orang yang mengasihimu dan cukup kuat untuk memotivasimu, memenuhi jiwamu, melakukan pekerjaan emosional atas penemuan dirimu dan kebangkitanmu. Ada waktu dimana seorang suami dan istri masing-masing melihat kedalam cermin. Istri bertanya: apa yang kau lihat wahay suamiku? Sang suami menjawab seraya memandang istrinya dicermin itu … “Sisa Hidup Saya” – Happy weekend semuanya.

 
Cinta bukanlah sebatas rangkaian kata yang membentuk kalimat indah, tetapi cinta adalah wujud dari segumpal keinginan hati yang diberikan pada hati yang memerlukan kasihnya. Tidak ada sudut maupun ruang gelap dihatimu yang tidak terisi dengan cintaku.
 
Berikan cintamu juga sayangmu, Percaya padaku. Ku-kan menjagamu sampai akhr waktu menjemputmu. Kuberikan cintaku padamu, juga sayangku. Ku-kan menjagamu sampai akhir waktu menjemputku. You are the last for me and I am the last for you.
Cintai aku dgn hatimu seperti aku mencintaimu, sayangi aku dengan kasihmu seperti aku menyayangimu. Kumau menjadi yang terakhir untukmu, kumau menjadi mimpi indahmu. 
Cinta itu sebuah permainan yang dimainkan oleh dua orang dan dimenangkan oleh dua orang tersebut, olehnya maka syukurilah hidup, karena hidup memberimu kesempatan untuk mencintai, bekerja, bermain dan memandang bintang-bintang yang bertaburan diangkasa raya
Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wadzurriyyaatinaa qurrata a’yunin waij’alnaa lilmuttaqiina imaamaan | Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. [Surah al-Furqaan ayat 74]

One Response

  1. selamat dan salut bang

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: