Khutbah Jum’at bulan Pebruari 2012

Khutbah Jum’at bulan Pebrurari 2012

Oleh : Armansyah

 

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Innal hamda lillah, wa bihi nasta’inuhu ‘ala umurid dunya wad din, was shalatu was salamu ‘ala Muhammadin, wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in. Amma ba’du.

Allahumma Sholli ‘alaa Muhammad Wa’ala Aali Muhammad kama Sholayta ‘ala aali Ibroohim wabariq ‘aala Muhammad wa’ala aali Muhammad kama baroqta ‘ala aali Ibroohim fil ‘alaminainnaka hamidumm Madjid.

A’udzubillahi minassaythonirrojim, Bismillahirrohmanirrohim. Qolallahu ta’ala fil qur’anil karim :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

Sidang jemaah jum’at yang insyaAllah dirahmati Allah.,

Segala puja dan puji hanya layak untuk Allah SWT yang mana karena atas izin-Nya jualah maka pada hari ini, kita semua masih bisa bernafas dan diberi kesanggupan untuk dapat kembali menunaikan ibadah sholat Jum’at siang ini. Tidak ada daya upaya, kemampuan dan kekuasaan apapun didiri kita kecuali itu terjadi atas izin-Nya. Sholawat dan salam, kita sampaikan juga untuk Nabi kita yang tercinta, Nabi Muhammad SAW beserta para keluarga beliau dan sahabatnya serta para pengikut beliau, dahulu, sekarang dan yang akan datang.

Kita tanpa terasa sudah memasuki paruh kedua dibulan Pebruari tahun 2012. Baru saja kita semua yang ada disekolah ini, menyelesaikan sebuah hajatan besar bernama Open House dalam rangka mempererat tali silaturahim antara sekolah kita dengan masyarakat secara umum serta sekolah-sekolah lain di sumatera selatan ini secara khususnya.

Saat ini juga kita sudah memulai proses rekrutmen siswa baru untuk tahun ajaran 2012/2013. Artinya, tidak lama lagi, sekolah kita ini akan ada wajah-wajah baru yang mengisi ditengah-tengah kita semua. Disisi yang lain, sebagai konsekwensinya pula, maka beberapa puluh siswa yang saat ini duduk diantara kita juga akan hilang meninggalkan sekolah ini. Mereka, siswa-siswa kelas 12, akan meneruskan studinya kejenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Begitupula diantara para guru dan staf, mungkin tahun ajaran berikutnya akan ada pula yang berganti. Semua itu adalah sebuah sunnatullah dari proses hidup dan kehidupan. Ada waktu dimana kita bertemu dan berkumpul bersama-sama, merenda berbagai cerita diantara kita. Akan datang waktunya kebersamaan ini harus diakhiri, terlepas kita setuju atau tidak, rela atau tidak. Itulah hukum alam.

Sidang jemaah jum’at yang insyaAllah dirahmati Allah.,

Datang dan pergi, ibarat pergantian malam dan siang, hari keminggu dan minggu kebulan dan bulan ketahun. Begitulah selanjutnya proses yang terjadi. Meskipun demikian, sebagai umat Islam, adalah yang terpenting bagi kita, selalu bertakwa kepada Allah dimanapun kita berada dan sesuai dengan batas-batas kesanggupan kita masing-masing.

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ

Taqwa artinya takut kepada Allah, takut terhadap semua perbuatan yang akan mendatangkan adzab atau murkanya Allah. Tidak perduli siapa kita, apapun jabatan kita, dimana dan dengan siapa kita ada, hendaknya selalu memegang teguh ketaqwaan ini dengan sebaik-baiknya. Bagi anak-anak kami yang akan pergi keluar negeri, tetaplah kalian ada dalam ketaqwaan, jangan mudah terlena apalagi ikut-ikutan dalam tradisi maupun budaya orang-orang kafir diluar sana yang sangat boleh jadi bertentangan dengan apa yang ada didalam ajaran Islam.

Dirikanlah selalu sholat, meskipun harus mencari-cari tempat kecil disudut ruangan dan bahkan dengan kiblat yang kita sendiri tidak yakin benar arahnya, namun Allah maha tahu. Tetaplah sholat disana apabila waktunya telah tiba. Sholat adalah tiang agama, jika tiang itu sudah rapuh dan rusak, maka hancurlah bangunan agama didiri kita.

Sidang jemaah jum’at yang insyaAllah dirahmati Allah.,

Akhir bulan ini, siswa-siswa disini akan mulai menghadapi ujian tengah semester, bagi siswa kelas 12, berturut-turut selanjutnya mungkin sudah pula akan berhadapan dengan ujian akhir sekolah, ujian nasional serta UMPTN. Kalian akan sangat sibuk, kalian akan sangat merasa tertekan menghadapinya.

Datanglah lebih sering kepada Allah, berbicaralah lebih sering kepada Allah, bermohonlah dengan penuh harap atas semua keinginan kalian. Berbagilah dengan Allah tentang semua kegelisahan dan ketakutan kalian akan masa depan. Dimalam-malam sepi tatkala semua sedang tertidur lelap, bangun dan dirikanlah sholat malam, tahajud maupun istikharah. Disela-sela waktu break pagi, sempatkanlah untuk sejenak melakukan sholat dhuha 2 rekaat.

InsyaAllah, semua akan ada jalannya, meskipun kadang jalan itu bukanlah jalan yang mungkin sangat kita inginkan, namun, percayalah, itu pasti jalan yang terbaik disisi Allah. Kalian gagal menembus UI, gagal untuk kulian di STT Telkom, Gajah Mada dan lain sebagainya, benar itu mungkin diakibatkan juga oleh kemampuan kita, tetapi semuanya tidak luput dari kehendak Allah.

Tidak ada yang terjadi secara kebetulan dalam hidup ini, semua sudah ada grand designnya masing-masing disisi Allah. Setiap manusia, siapa saja, memiliki milyaran takdir di lauhul mahfudz. Usaha dan doa akhirnya menjadi satu paket yang harus kita lakukan agar berada dijalan takdir yang baik dan benar untuk kehidupan kita dimasa yang akan datang.

Jika kita gagal masuk Universitas Indonesia untuk mengambil gelar kesarjanaan hukum misalnya, mungkin dengan masuknya kita keuniversitas Islam Indonesia fakultas ekonomi akan membuat kita dikemudian hari justru menjadi seorang ekonom syariah yang handal dan menjadi rujukan umat. Jika misalnya juga kita gagal menembus Universitas Gajah Mada fakultas ilmu komputer, mungkin dengan kita masuk ke Universitas Islam Syarif Hidayatullah kelak kita tumbuh menjadi seorang ulama besar dinegeri ini.

Wallahua’lam.

Benar dan baik menurut kita, belum tentu selamanya benar dan baik menurut Allah. Karenanya, kita selalu memohon dalam setiap al-Fatihah yang kita baca : Ihdinasshirotol mustaqim.

Ya Allah, tunjukilah aku, tunjukilah kami kejalan yang lurus. Jalan lurus ini adalah jalan yang benar dimata Allah.

Sidang jemaah jum’at yang insyaAllah dirahmati Allah.,

Banyak orang berkata, taqwa itu letaknya dihati. Sepintas lalu ucapan ini terdengar benar, akan tetapi sebenarnya kata-kata ini masih butuh tambahan. Taqwa letaknya dihati dan juga diperilaku. Jadi ada bukti dari ketaqwaan yang ada dihati kita secara sosial kemasyarakatan. Bagaimana dan seberapa jauh aplikasi taqwa dihati tadi bisa kita terapkan dalam hubungan kita terhadap sesama manusia maupun sesama makhluk hidup.

Oleh sebab itulah dalam perintah sholat yang merupakan ibadah vertikal kepada Allah, disebutkan :

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ

Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Jelas sekali Allah hendak menekankan aspek ibadah vertikal bukan hanya habis sebagai sebuah ritualitas rutin yang sifatnya pribadi saja namun juga harus berimbas pada perilaku kita sehari-hari. Itulah taqwa.

Didalam diri manusia ini, sejak awal terlahir oleh orang tua kita, sudah ada yang namanya sifat Taqwa dan Fujur. Dimana sifat taqwa adalah sifat-sifat kebaikan, perdamaian dan nilai-nilai posisitp lain sebagaimana yang terkandung dalam asma ul-husna. Sebaliknya, didiri kita juga ada sifat Fujuroha atau sifat-sifat negatip, sifat-sifat buruk, tercela, serakah, sombong dan lain sebagainya yang merupakan kebalikan dari sifat taqwa tadi.

Sebagai manusia, kita tidak mungkin menghindar dari munculnya sifat fujuroha ini didalam kehidupan kita. Sering kita menatap sinis pada orang yang berbeda paham dengan kita, merasa sombong dengan orang yang status sosial maupun kepandaiannya jauh dibawah kita, itulah contoh kecil sifat fujuroha. Bahkan Nabi SAW sendiri pernah bermuka masam pada orang buta yang hendak belajar agama dari beliau. Ini bukan sebuah cacat bagi manusia, termasuk Nabi. Inilah fitrahnya.

Kita seringkali ingin memaksakan kehendak pada orang lain agar sama seperti kita. Padahal kesamaan itu hanyalah sebuah impian semata, dunia penuh warna. Lupakan mimpi-mimpi yang boleh jadi terbentuk dari sifat jumud dan taklid berlebihan pada madzhab, pada kyai atau pada pikiran yang kita bentuk sendiri. Orang yang bertaqwa adalah mereka yang mampu meminimalisir sifat fujurohanya.

Barokallahu fil Qur’anil karim, wa nafa’nii wa iyyakum bima fiihimaa minal aayaati wa dzikril hakiim

Wattaqobbala minni wamingkum tilawatahu

Innahu huwassami’ul ‘aalim

Aquulu qowli haadzaa fa-astaghfirullaha

Innahu Huwal ghofururrohim.

——– Batas Khutbah pertama dan kedua

 

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّه وَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

 

Qullu nafsin dzaaikatul maut, wanablukum bissarriwal khoiri fitnah, wa-ilaynaturja’un

Setiap yang berjiwa, pasti akan mengalami kematian, pasti akan mencicipi hidangan maut sebagai batas akhir dari semua perjalanan hidup kita diatas dunia ini.

Allah telah menguji kita dengan kebaikan dan keburukan selama kita masih mampu menarik nafas diraga ini.

Sidang Jemaah Jumat yang dirahmati Allah.,

Mari kita sama-sama untuk terus meningkatkan taqwa kita dengan jalan apapun kepada Allah, janganlah kita mati kecuali dalam keadaan bertaqwa.

Baru-baru ini, dunia dihebohkan dengan kematian salah satu artis papan atas hollywood, whitney houston. Kematian diva pop dunia ini mengagetkan karena hanya terjadi selang dari sekian puluh menit dia terlibat pembicaraan dengan orang tuanya.

Yang tidak kalah mengagetkan lagi adalah kematiannya ternyata dalam keadaan yang tragis, jauh dari unsur kebaikan. Mati karena over dosis, mati karena obat-obatan.

Siswa-siswaku sekalian, ini adalah sebuah peringatan bagi kalian yang memiliki masa depan cerah, memiliki mimpi-mimpi indah tentang kehidupan yang akan datang. Hindarilah diri kalian dari pemakaian obat-obatan terlarang semacam itu, jangan pernah mencoba untuk menenggak meskipun itu sejumlah kecil darinya. Sebab sekali kalian merasakannya, kalian akan langsung tergantung padanya. Dan hidup kalian akan rusak, hancur, matipun kalian tak akan merasakan indahnya syurga.

Siswa kelas 12 maupun kalian yang akan berangkat keluar negeri, lindungi diri kalian dengan taqwa, dengan ketakutan pada Allah, takut jika Allah sewaktu-waktu memanggil kalian disaat kalian sedang terlena oleh dunia.

28:77. Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.

 

‘ibaadallaah innallaaha amarakum bi amri bi da-aafiati binafsihi
wa tsanii bimalaaikatihil musabbihati biqudsihi
wa tsullatsaa bikum ayyuhal mu-minuuna min jannati wa insihi
fa qaalallaahu qawlan kariiman
innallaaha wa malaaikatahuu yushalluuuna ‘alan nabii
yaa ayyuhal ladziina ‘aamanuu shalluu ‘alaihi wa salliimu tasliimaa
allaahumma shalli wa sallim wa baarik ‘alaa ‘abdukaa wa rusuulikaa muhammad
wa aridhollaahumma ‘an khulafaa-ur raasyidiin
abi bakri wa ‘umaaro wa ‘utsmaana wa ‘alii
wa man tabi’ahum bi ihsaanin ilaa yaumid diin
wa ‘alaina ma’ahum birohmatika yaa arhamar raahimiin

Mari kita sama-sama menengadahkan tangan untuk berdoa kepada Allah Azza Wajalla diawali dengan memuji Allah dan bersholawat atas Nabi  :

Ilahi, Allah yang Maha Gagah, Maha Perkasa, Maha menjaga, Maha melindungi, Maha melihat dan Maha mendengarkan setiap suara, rintihan, tangisan, bisikan hingga gelak tawa yang tersembunyi maupun yang terlihat. Sampaikan salam kami untuk Rasul-Mu, Muhammad Saw. Kami rindu untuk bertemu dengan beliau, kami rindu dengan syafaatnya. Wahay Allah yang Pengasih, terimalah permohonan ampun kami, taubat kami atas semua bentuk khilaf dan kesalahan yang sering kali kami perbuat secara sengaja. Ya Allah, ampuni juga kesalahan dan dosa saudara-saudara kami yang mungkin belum sampai kepada mereka ajaran-Mu secara benar, maafkanlah sikap mereka yang mungkin masih membangkang meski sudah tahu arti kebenaran. Ya Allah yang Maha Gagah, ampuni umat muslim negeri ini ya Allah. Kami salah, kami lalai dan kami diliputi kehinaan karena ulah kami sendiri yang tidak pandai bersyukur pada-Mu ya Robb.

Ya Allah, lenyapkanlah fitnah pada diri kami dan saudara kami, sembuhkanlah yang sakit diantara kami, menangkanlah mereka yang sedang berjuang dari kami, bebaskanlah semua bentuk kezoliman yang menerpa kami. Jangan Engkau biarkan kami menjadi permainan orang-orang kafir dan musryik. Berilah kepada kami petunjuk bahwa yang benar itu benar lalu berikan pada kami kekuatan untuk memegangnya dan mengamalkan kebenaran tersebut. Berilah petunjuk bahwa sesuatu itu salah lalu beri kami kekuatan untuk menghindarinya.

٭ رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا٭ رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ٭وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ .

 

 

Allahumma sholli ‘ala muhammad wa’ala ali muhammad

‘ibaadallah
innallaaha ya-muruu bil ‘adli wal ihsaan
wa iitaa-i dzil qurbaa
wa yanhaa ‘anil fahsyaa-i wal munkari wal baghyi
yaizhzhukum la’allakum tadzakkaruun
fadzkurullaaha ‘azhiimi wa yadzkurkum
fastaghfirullaaha yastajib lakum
wa ladzikrullaahu akbaru
wa aqiimish shalah

 

One Response

  1. Simpel sngkat jelas mengena ( dari introspeksi, alami, motivasi,nasehat, ancaman dan harapan ) ada semua

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: