Istana Iblis ada dilautan

Istana Iblis ada dilautan

Oleh : Armansyah

Banyak sekali kita membaca adanya fenomena anomali yang terjadi dengan latar belakang laut, misalnya kisah Nyai Roro Kidul yang disebut-sebut masyarakat sebagai penguasa laut selatan (padahal itu laut khan kekuasaannya Allah hehehe), atau juga segitiga formosa di Jepang dan beberapa tempat lagi lainnya, baik dinusantara maupun dimanca negara. Puncaknya yang paling terkenal adalah segitiga bermuda.

Berbagai macam teori dikeluarkan untuk mencari penjelasan tentang kejadian-kejadian metafisika semacam itu, mulai dari yang ilmiah dan menjelimet dengan semua rumus, teori dan turunannya hingga sampai yang sangat mistik dan paling tak masuk akal sehat sekalipun. Semua berebut benar dan top dalam menafsirkannya.

Disini saya tidak sedang tertarik untuk membahas, menafsirkan atau mengupas semua keanehan itu … hanya ingin berbagi dan sedikit berpikir lebih spiritual berkaitan adanya nash-nash didalam Islam, tepatnya lagi adalah hadis-hadis Rasul tentang eksistensi istana ataupun singgasana Iblis ditengah laut.

Apakah semua fenomena aneh diatas berkaitan dengan nash-nash tersebut? entahlah, hanya Allah yang maha mengetahuinya. Bagaimanapun, jika memang sosok Roro Kidul dipantai selatan itu ada sesuai dengan kesaksian sejumlah orang, terus jikapun ada pula laporan penampakan makhluk-makhluk supranatural diberbagai tempat dilautan lainnya dan membuat onar saja (apalagi akhirnya bertujuan agar orang mengagungkan dia serta tempatnya melalui sebuah sakralisasi tertentu semacam larungan, pengkeramatan, larangan ini dan itu),maka sudah bisa dipastikan bila mereka itu adalah dari kelompoknya Jin.

ilustrasi : Image source from Google


Bicara soal Jin, maka Iblis juga berasal dari jenis Jin. Lalu apakah itu semua ulah makhluk laknatullah tersebut?  Ok, ini nash-nashnya…

18:50. Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam”, maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Allah) bagi orang-orang yang lalim.

Musnad Ahmad 14027: Telah bercerita kepada kami Abu Ahmad telah bercerita kepada kami Sufyan dari Abu Az Zubair dari Jabir dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Singgasana Iblis adalah di tengah laut, disanalah ia mengirimkan para tentaranya. Yang paling tinggi kedudukannya adalah yang paling besar kejahatannya “.

Shahih Muslim 5031: Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah dan Ishaq bin Ibrahim, berkata Ishaq: Telah mengkhabarkan kepada kami, sedangkan Utsman berkata: Telah menceritakan kepada kami Jarir dari Al A’masy dari Abu Sufyan dari Jabir berkata: Aku mendengar nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: Sesungguhnya singgasana Iblis berada di atas laut, ia mengirim bala tentaranya kemudian mereka menggoda manusia. Yang paling agung bagi iblis adalah (setan) yang paling besar godaannya.”

Musnad Ahmad 13858: Telah bercerita kepada kami Abu Mu’awiyah telah bercerita kepada kami Al ‘A’masy dari Abu Sufyan dari Jabir berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Iblis meletakkan istananya di atas air kemudian mengutus pasukannya. Singgasana paling rendah di air dihuni oleh yang paling besar kejahatannya, Iblis mendatangi satu persatu anggotanya, ada yang menjawab ‘Saya telah melakukan ini dan itu’, maka (Iblis) berkata; ‘Kamu belum berbuat apa-apa”. (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) bersabda: “Kemudian ia mendatangi yang lain dan berkata; ‘Saya tidak meninggalkan dia, sampai saya bisa memisahkan dia dengan isterinya'”. (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) bersabda: “Maka ia (iblis) tersebut menjadikan anggotanya yang telah berhasil memisahkan suami-isteri itu dekat dengannya”, atau beliau bersabda: “Maka ia selalui menyertainya, hingga raja iblis itu berkata; ‘Anak buah terbaik adalah kamu”. Abu Mu’awiyah pernah berkata; “Maka Iblis menjadikan anggotanya itu sangat dekat” dengannya.

Palembang, Pebruari 2012

Armansyah

7 Responses

  1. “Meletakkan istana di atas air” ini, apakah ada syarah dari para ulama, bermakna harfiah atau metaforis?

    Setidaknya, secara harfiah, tidak/belum diketemukan struktur di atas air pada lokasi-lokasi air yang angker seperti yang anda sebutkan pada tulisan anda.

    • Saya rasa maknanya secara harfiah, jika memang tidak ada struktur tertentu yang terlihat secara kasat mata, menurut saya bukan berarti itu tidak ada. Sebab bagaimanapun, sesuai pernyataan al-Qur’an sendiri jika Iblis dan Jin itu sendiri adalah makhluk ghaib yang mereka bisa lihat kita tapi kita tak bisa lihat mereka. Jadi jelas tak akan terlihat dengan mata telanjang.

      • Konsep meletakkan sebuah struktur di atas air, sebetulnya juga terjadi pada Arsy sebelum Allah SWT menciptakan langit.

        Soal gaibnya istana Iblis itu, apakah bisa dihubungkan dengan keunggulan teknologi mereka? Semacam ‘Cloaking Device’? Wallahua’lam.

  2. Apakah jin itu alien?, bukankah mereka lebih lama ada dr manusia dan otomatis teknologi yg mereka gunakan lebih canggih dr manusia sehingga dpt dikatakan mereka bisa melihat kita dan kita tdk bisa melihat mereka. Dan mungkin yg dimaksud dgn “air” disini adalah angkasa raya. Just my opinion.

  3. salam kenal….saya telah melakukan kajian… berkali kali soal akhir zaman..dimulai jam 8 sampai jam 5 dan telah mencapai level 3 dari 6 level yang direncanakan..antum tinggal di palembang ya, bisa minta alamatnya, saya tinggal di muara enim

  4. Pak, ijin copas…

  5. Assalamu’alaikum buat semuanya, izin ikut sharing ya…, Allah maha Mengetahui Segalanya. Saya hanya ingin melihatnya dengan mata-hati, istana Iblis itu diatas air terkait:
    1) Diatas air pasti sesuatu itu mengapung baik secara fisika maupun metafisika.
    2) Bala-tentaranya Memisahkan hubungan suami istri.
    3) Adanya penghargaan buat bala tentaranya yang berhasil melakukan misi.

    Sekarang coba kita hitung bersama berapa banyak KAPAL-KAPAL INDUK dengan kekuatan mobilitas tingginya baik di Laut, Udara, dan daratan. Bukankah setiap adanya kontak senjata dan pengeboman-pengeboman oleh pesawat tempur meng-akibatkan perceraian sepasang suami istri? ada yg suaminya meninggal, ada yang istrinya meninggal, dst…

    Setelah misi penghancuran berhasil, bukankah kepada setiap pelaksana oprasinya akan mendapatkan tanda bintang jasa????
    Semuanya dibungkus demi perdamaian dunia. Sekali lagi hanya Allah Yang Maha Tahu…

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: