My Books in timeline

Khutbah Jumat 18 Nopember 2011: Salah Kaprah dalam beragama

Arsip Khutbah Jumat 18 nopember 2011
Tema : Salah Kaprah dalam beragama

Oleh : Armansyah

Continue reading

Khutbah Jum’at bulan Pebruari 2012

Khutbah Jum’at bulan Pebrurari 2012

Oleh : Armansyah

 

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Innal hamda lillah, wa bihi nasta’inuhu ‘ala umurid dunya wad din, was shalatu was salamu ‘ala Muhammadin, wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in. Amma ba’du.

Allahumma Sholli ‘alaa Muhammad Wa’ala Aali Muhammad kama Sholayta ‘ala aali Ibroohim wabariq ‘aala Muhammad wa’ala aali Muhammad kama baroqta ‘ala aali Ibroohim fil ‘alaminainnaka hamidumm Madjid.

A’udzubillahi minassaythonirrojim, Bismillahirrohmanirrohim. Qolallahu ta’ala fil qur’anil karim :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

Sidang jemaah jum’at yang insyaAllah dirahmati Allah.,

Segala puja dan puji hanya layak untuk Allah SWT yang mana karena atas izin-Nya jualah maka pada hari ini, kita semua masih bisa bernafas dan diberi kesanggupan untuk dapat kembali menunaikan ibadah sholat Jum’at siang ini. Tidak ada daya upaya, kemampuan dan kekuasaan apapun didiri kita kecuali itu terjadi atas izin-Nya. Sholawat dan salam, kita sampaikan juga untuk Nabi kita yang tercinta, Nabi Muhammad SAW beserta para keluarga beliau dan sahabatnya serta para pengikut beliau, dahulu, sekarang dan yang akan datang.

Continue reading

Sejarah singkat Islam di Palembang

Sejarah Singkat Islam di Palembang

Dikompilasi oleh : Arman

Ilustrasi : foto Masjid Agung Palembang
Taken by me

 

Tulisan ini bukan murni dari pikiran saya tetapi sebatas ingin berbagi literatur pengetahuan sejarah yang saya ketahui seputar masuk dan berkembangnya Islam di Palembang, kampung halaman saya. Semoga dengan hadirnya posting ini, semakin menambah wawasan kebangsaan dan keberagamaan kita, sehingga diharapkan tidak hanya sekedar ikut-ikutan didalam berpahaman sebagaimana yang diajarkan sejak kecil dibangku SD.

Sudah sejak lama “diyakini” bahwa Islam masuk ke Indonesia lewat tangan orang-orang Gujarat dari India dan orang Persia. Dijaman penulis masih bersekolah di SD, SMP dan SMA, anggapan umum yang muncul adalah seperti itu. Buku-buku sejarah Indonesia yang menjadi bahan bacaan kala itu, semuanya mendukung teori tersebut, bahwa pembawa Islam ke Indonesia adalah orang Gujarat dan orang Persia. Pada saat yang sama, kita mengetahui bahwa diberbagai wilayah negeri ini terdapat sebagian penduduk yang berketurunan Arab yang nota-bene beragama Islam. Darimana mereka ini ?

Continue reading

Istana Iblis ada dilautan

Istana Iblis ada dilautan

Oleh : Armansyah

Banyak sekali kita membaca adanya fenomena anomali yang terjadi dengan latar belakang laut, misalnya kisah Nyai Roro Kidul yang disebut-sebut masyarakat sebagai penguasa laut selatan (padahal itu laut khan kekuasaannya Allah hehehe), atau juga segitiga formosa di Jepang dan beberapa tempat lagi lainnya, baik dinusantara maupun dimanca negara. Puncaknya yang paling terkenal adalah segitiga bermuda.

Berbagai macam teori dikeluarkan untuk mencari penjelasan tentang kejadian-kejadian metafisika semacam itu, mulai dari yang ilmiah dan menjelimet dengan semua rumus, teori dan turunannya hingga sampai yang sangat mistik dan paling tak masuk akal sehat sekalipun. Semua berebut benar dan top dalam menafsirkannya.

Disini saya tidak sedang tertarik untuk membahas, menafsirkan atau mengupas semua keanehan itu … hanya ingin berbagi dan sedikit berpikir lebih spiritual berkaitan adanya nash-nash didalam Islam, tepatnya lagi adalah hadis-hadis Rasul tentang eksistensi istana ataupun singgasana Iblis ditengah laut.

Continue reading

Hukum mantera didalam Islam

Hukum Mantera didalam Islam

Oleh : Armansyah

Sunan Ibnu Majah 3506: Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abu Al Khashib telah menceritakan kepada kami Yahya bin Isa dari Al A’masy dari Abu Sufyan dari Jabir dia berkata, “Kaum Anshar ada satu keluarga yang dipanggil dengan keluarga ‘Amru bin Hazm, mereka sering meruqyah (jampi-jampi) dari penyakit humah (racun yang di akibatkan oleh sengatan kalajengking), padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang jampi-jampi, maka mereka mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya anda telah melarang untuk meruqyah, dan kami sering melakukan ruqyah dari penyakit humah.” Maka beliau bersabda: “Tunjukkanlah (ruqyahmu) kepadaku.” Mereka pun membacakannya kepada beliau, dan beliau bersabda: “Tidak apa dengan ini, karena bacaan ini termasuk dari sesuatu yang dapat menguatkan.”

سنن ابن ماجه ٣٥٠٦: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ أَبِي الْخَصِيبِ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عِيسَى عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَ
كَانَ أَهْلُ بَيْتٍ مِنْ الْأَنْصَارِ يُقَالُ لَهُمْ آلُ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ يَرْقُونَ مِنْ الْحُمَةِ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ نَهَى عَنْ الرُّقَى فَأَتَوْهُ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ قَدْ نَهَيْتَ عَنْ الرُّقَى وَإِنَّا نَرْقِي مِنْ الْحُمَةِ فَقَالَ لَهُمْ اعْرِضُوا عَلَيَّ فَعَرَضُوهَا عَلَيْهِ فَقَالَ لَا بَأْسَ بِهَذِهِ هَذِهِ مَوَاثِيقُ

Continue reading

Doa penyembuh

Shahih Muslim 4069: Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Zuhair bin Harb serta Ibnu Abu ‘Umar dan lafazh ini miliknya Ibnu Abu ‘Umar dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Sufyan dari ‘Abdu Rabbih bin Sa’id dari ‘Amrah dari ‘Aisyah bahwa apabila seseorang mengadukan suatu penyakit yang dideritanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, seperti sakit kudis, atau luka, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berucap sambil menggerakkan anak jarinya seperti ini -Sufyan meletakkan telunjuknya ke tanah, kemudian mengangkatnya- Bismillahi turbatu ardhina biriiqati ba’dhina liyusyfaa bihi saqiimuna bi idzni rabbina.” (Dengan nama Allah, dengan debu di bumi kami, dan dengan ludah sebagian kami, semoga sembuhlah penyakit kami dengan izin Rabb kami). Ibnu Abu Syaibah berkata; ruqyah tersebut berbunyi; Yusyfaa saqiimunaa’. Dan Zuhair berkata; Doa ruqyah tersebut berbunyi; Liyusyfaa saqiimunaa.’

Continue reading

%d bloggers like this: