FORM Pemesanan Buku ke-3

Salam,

Sekaitan dengan segera launchnya buku “Dibalik Isu Datangnya Imam Mahdi”, maka bersama ini saya ingin mengakomodir rekan-rekan yang bermaksud melakukan pembelian buku tersebut secara langsung kepada saya.

Menyikapi kondisi yang sulit sekarang ini, maka menjadi jauh efektif bila saya mengadakan pendataan terlebih dahulu atas buku tersebut.

Sementara harga masih belum dapat di-informasikan, InsyaAllah anda yang benar-benar berminat akan mendapat konfirm lanjutan melalui sms atau email.

Tolong isi form dibawah ini dan kirim HANYA KE : bukuarman@live.com

Saya tidak melayani form yang direply kemilis Iqra atau kealamat email saya yang lain. Hal ini untuk mencegah adanya permintaan yang terlewatkan oleh saya pribadi karena ketidak telitian saya. Jadi saya membuat account khusus untuk itu.

——————————–

Nama : …………………
Nomor Hp : ………………..
Alamat Rumah :
(Detil termasuk kota dan propinsi)
Jlh Pesan : ………………..
Plus CD : Ya / Tidak
(Jawab salah satu)

————————————————————–

Semua data anda diatas InsyaAllah akan menjadi sangat privasi buat saya.
Hanya form yang di-isi dengan lengkap yang akan saya tanggapi.
Sekali lagi isi dan kirim form diatas secara lengkap HANYA KE : bukuarman@live.com

Norek tujuan : 113-0002034746 Mandiri a/n Armansyah

CD Tidak berisi e-book dari buku saya yang manapun …
Didalamnya berisi aplikasi PC-BLKM dan software-software pembelajaran agama (dan lintas agama) yang didistribusikan secara Freeware dan GNU. Tidak ada hak cipta yang dilanggar dari pendistribusiannya. Sehingga content dari CD tersebut tidak ada unsur bajakan.

Berikut sinopsis buku tersebut :

Apocalypse is a part of modern Absurd (Frank Kermode)

Teologi apokaliptik merupakan bagian erat dari tradisi agama semitik, yakni Yahudi, Kristen, dan Islam. Teologi itu mewahyukan penyingkapan tabir-tabir kegaiban seputar ramalan, hari kiamat, doomsday, Armageddon, kedatangan Imam Mahdi atau Mesiah.

Sedari awal, agama-agama dalam rumpun Ibrahimi itu hadir dengan kepercayaan yang meniscayakan pembalasan akhir; surga bagi kebaikan dan neraka bagi keburukan. Keyakinan akan datangnya Imam Mahdi sebagai juru selamat dianggap sebagai era mengakhiri kekacauan (chaotik) dengan membawa risalah menggapai era keemasan dan kebenaran paripurna.

Atas dasar ajaran yang terwarisi ini, mahdiisme atau mesianisme bukan sekadar berita Ilahi yang diturunkan ke muka bumi. Akan tetapi, ia kemudian menjadi penggerak dari pelbagai mazhab dan sekte hampir di semua agama Ibrahimi, termasuk Islam.

Konsepsi dan formulasi yang menandai mahdiisme terus berkembang dan menjawab berbagai tantangan di setiap zaman, bahkan dalam riwayatnya yang mensakralkan kekerasan. Di dalam Islam, tradisi Syiah dan Sunni tidak pernah luput dari teologi apokaliptik itu. Klaim keselamatan dan kebenaran pun kerap kali merasuk dan membingkai keimanan, entah ada yang memaknainya untuk menyemai perdamaian di antara umat beragama, ada pula yang memaksakan kehendak pada tafsir yang tunggal.

Di era global yang sudah canggih sekarang ini, teologi apokaliptik tidak sirna begitu saja. Ilmu pengetahuan moderen tidak serta merta menghapus “ketakhayulan” yang meliputi teologi apokaliptik itu.

Perkembangan sains justru membawa tafsir baru yang lebih ilmiah dan terukur dalam epistemologi pengetahuan untuk menaksir ayat-ayat mesianik. Teologi apokaliptik semakin digugat dan dipertanyakan, masa di saat banyak nubuat yang meramalkan kejadian kiamat, bermunculnya nabi-nabi sekunder, sekte-sekte penjemput kiamat, hingga banalitas kejahatan politik global. Umat manusia menyaksikan periode sejarah yang sarat dengan kalkulasi apokaliptik.

Buku ini sangat tepat datang. Ia tak saja menjawab sekelumit teologis tentang Imam Mahdi dalam tradisi Islam sekaligus Yahudi dan Kristen, tetapi juga mendebat ramalan Jaber Bolushi tentang kiamat 2015.

Polemik dibingkai dalam telusur ilmu pengetahuan yang mudah dicerna dan tidak spekulatif. Karya ini menyajikan untuk kesekian kalinya tegangan antara sains dan agama, yang masih memungkinkan adanya titik temu dalam belantara kemisteriusan Tuhan. Keistimewaan buku ini terletak pada bahwa penulisnya adalah “orang dalam” genealogis keturunan Nabi (habib) yang meletakkan nubuat mesianik dalam argumentasi yang proporsional.

Coming Soon :
Dibalik Isu Datangnya Imam Mahdi
Karya ke-3 : Armansyah
Penerbit : Serambi Ilmu Semesta


Salamun ‘ala manittaba al Huda
Khud al hikmah walau min lisani al kafir

ARMANSYAH

Advertisements

One Response

Comments are closed.

%d bloggers like this: