Ramalan tentang Muhammad SAW

Alhamdulillah, akhirnya buku terbitan Hikmah-Mizan yang berjudul “Ramalan tentang Muhammad Saw : Dalam kitab suci agama Zoroaster, Hindu, Budha dan Kristen” terbit juga. Buku ini aslinya terdiri dari dua bagian yaitu berjudul “Muhammad in Word Scriptures The Parsi, Hindu and Budhist” karya Abdul Haq Vidyarthi dan buku “Muhammad in Word scriptures The Bible” karya Abdul Ahad Dawud (keduanya diterbitkan oleh The Islamic Book Trust, 2006)
Cover depan
Saya baru mendapatkan kirimannya siang ini dari penerbit, kebenaran saya dipercaya memberikan endorsmen langsung pada bagian belakang cover buku tersebut.
Buku itu intinya bercerita tentang figur messianisme yang selalu diramalkan kedatangannya dalam berbagai kitab suci dunia. Al-Qur’an tidak pernah salah ketika mengatakan bahwa orang-orang yang diberi kitab sebelum ini mengenal Muhammad seperti mengenal anak-anak mereka sendiri. Al-Qur’an juga tidak keliru ketika menyatakan bahwa jika engkau ragu dengan apa yang diturunkan Tuhanmu kepada hamba-Nya yang bernama Muhammad maka tanyalah orang-orang yang diberikan kitab sebelum kamu.
Buku ini InsyaAllah cerdas dan mencerdaskan.
Setelah banyak penyimpangan dalam penafsiran messianisme diberbagai agama besar termasuk Islam sendiri, akhirnya misteri tokoh itu semakin terbukti keakurasiannya bahwa tokoh itu bukanlah Isa al-Masih, tokoh itu bukanlah Budha, bukanlah Wisnu, bukan Musa namun Kalky Authar itu, Parakletos itu, Ahmad itu, Messias itu adalah Muhammad Saw, sang Khatamun Nabiyyin yang tidak akan ada nabi lagi setelah pengutusan beliau. Baik nabi lama maupun nabi yang baru. Nabi yang membawa syariat maupun yang tidak membawa syariat.Seluruh ajaran sudah dirangkum dalam al-Qur’an, sebuah kitab yang jelas, transparan dan tidak misteri.
Terbuka untuk digugat, terbuka untuk dipelajari. Wahyu dari Tuhan semesta alam, raja dari kerajaan langit dan bumi serta apa-apa yang ada diantara keduanya.Turunnya Muhammad berarti patahnya seluruh argumentasi mengenai trinitas, trimurti, dewa-dewa dengan semua konsepsi babi-babi, salib-salib, penebusan dosa dan lain sebagainya. Pengharapan itu terwujud dalam Islam dan al-Qur’an. Figur yang dinanti itu tidak lain dari Muhammad Saw.

//


4 Responses

  1. Makasih berat Mas Arman…

  2. Sama-sama mas Dani, itu baru awal kok buat antum.

  3. Tulisan diatas Persis seperti ucapan Orang Saduki dan Farisi kepada Yesus, disaat Yesus menjelaskan bahwa Yerussalem/Darussalam ini akan diberikan kepada Kaum Lain yang masih Saudaramu (dari keturunan Ismail) , Para Ahlul Kitab Taurot (Saduki & Farisi) tidak mempercayai akan kedatangan Mesias itu.

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: