Pencekalan Gramedia u/. Buku Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih

Pencekalan Gramedia u/. Buku Rekonstruksi Sejarah Isa al-MasihHari Selasa pagi (08/01/2008) sekitar jam 09.21 menit, saya mendapat telpon dari pihak penerbit Restu Agung mengabarkan bahwa buku saya yang berjudul “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” dilarang dipasarkan dan diterima oleh toko buku Gramedia seluruh Indonesia.

Dengan bahasa sederhana : Buku saya tersebut dicekal !

Berita ini cukup mengejutkan buat saya karena alasan yang diberikan mereka kepada pihak penerbit sama sekali tidak bisa diterima, yaitu kurang lebih telah masuk kawasan SARA atau dengan bahasa lainnya isi dari buku saya itu dianggap terlalu menyinggung pihak-pihak tertentu.

Keruan pihak penerbit Restu Agung merasa keberatan dengan sikap Gramedia ini, sayapun dengan koneksi-koneksi di Kelompok Kompas Gramedia (KKG) berusaha menyusuri latar belakang sesungguhnya dari penolakan Gramedia tersebut. Tidak butuh waktu lama buat saya memperoleh alasan real pencekalan dari Gramedia ini, karena saya sendiri merupakan bagian dari kelompok Kompas Gramedia yang memiliki “sejumlah radio-link” kepada akses-akses tertentu.

Ini adalah sentimen keagamaan !

Kasus saya ini, menurut Ibu Irena Handono yang sempat saya kabari via ponselnya, sama seperti kasus yang menimpa buku beliau yang berjudul “Islam dihujat” !

Saya bukan typical orang yang mudah menerima kekalahan atau menjadi pecundang.

Kabar baiknya adalah, penerbit Restu Agung menceritakan bila buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” mendapat tanggapan positip dari toko-toko buku besar lain diluar Gramedia.

Inilah anekdot yang tidak lucu yang sudah dimainkan oleh musuh-musuh Islam.

Sebagai penulis, tentu saja saya harus siap menerima kritik maupun sanggahan.
Hal ini sudah sejak jauh-jauh hari saya sampaikan, bahkan saya pernah menawarkan untuk diadakan acara bedah buku tersebut kepada pihak penerbit.

Tidak perlu ada ketakutan-ketakutan yang tidak beralasan disisi saya, ini dunia ilmiah, jadi mari kita sama-sama bersikap sebagaimana orang-orang ilmiah beradu argumentasi.

Silahkan siapkan undangan, mari kita musyawarahkan waktu dan tempatnya, kita coba angkat buku ini kepentas dialog terbuka. Hadirkan pakar-pakar manapun untuk mengkritisi tulisan tersebut, it’s not a big deal buat saya.

Buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” hanya permulaan … bersiaplah untuk menerima lanjutannya !

Ini masalah agama saya, ini urusan harga diri dan kehormatan orang-orang suci dalam keyakinan saya dan saya punya hak untuk melakukan pembelaan terhadap serangan maupun pemutar balikan fakta atas mereka.

Sebagai pengulangan, Saya persilahkan kelompok-kelompok tertentu dari Kristen, Islam Liberal, Islam moderat, Islam abangan dan sejenisnya untuk membuat diskusi terbuka dengan saya soal buku ini. Mari kita berbicara data dan kita berbicara logika. Ini tantangan terbuka dari saya.

Jaringan Islam Liberal, buku saya ini menjadi batu ujian buat obyektifitas dan seluruh gembar-gembor kebebasan berekspresi dan hak asasi yang selama ini kalian bicarakan.

Untuk umat Kristiani, buku saya ini menjadi salah satu parameter sejauh mana anda-anda mampu bersikap lapang dada dan penuh kasih untuk orang-orang yang berseberangan dengan anda.

Pencekalan buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” diberbagai toko buku Gramedia seluruh Indonesia tidak akan mampu menghalangi menyebarnya buku ini ditengah masyarakat dan umat.Terimakasih saya ucapkan juga kepada Sdr. Aris Hardinanto dan Tim FAKTA (especially Bapak Masyhud SM) yang telah banyak mendukung langkah-langkah saya, begitu juga dengan Ibu Irena Handono dan team Irena Centernya serta Bapak Mohammad S. Ghasali dari Swaramuslim.

Hal senada saya sampaikan untuk para sahabat di Milis_Iqra serta simpatisan lainnya.

Semoga hal yang serupa tidak mengenai buku kedua saya “Jejak Nabi Palsu” yang sebenarnya juga masih menyisakan lanjutan-lanjutan dari buku sebelumnya “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih”.

Inilah perjuangan untuk al-Haq, inilah romantisme bercinta dengan media, ada pengkhianatan, ada kasih sayang dan ada permusuhan.

Tetapi yang jelas, pencekalan dari Gramedia ini hanya akan semakin membuka kedok tentang apa dan siapa orang-orang yang ada dibalik perusahaan tersebut. Subyektifitas terhadap umat Islam oleh mereka bukan baru pertama ini terjadi, sudah banyak Kelompok Kompas Gramedia ini menoreh luka dan kebencian didiri umat Islam.

Tulisan ini saya sebarkan dibanyak tempat di Internet … dan saya juga mempersilahkan siapapun untuk meneruskannya kepihak-pihak manapun.

Promosi Buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” juga sudah merambah keberbagai lokasi, diantaranya adalah Direktori Indonesia (http://dir.analistat.com/directory.php?cat=Referensi ), juga milis pasar buku (http://groups.yahoo.com/group/pasarbuku/message/47667), milis penerbit Islam ( http://groups.yahoo.com/group/penerbitislam/message/32), milis Buku-Islam (http://groups.yahoo.com/group/buku-islam/message/5394) dan juga MyQuran ( http://groups.yahoo.com/group/myquran/message/25653).

# Sinopsis buku bisa didownload disitus milis_iqra dengan alamat http://groups.google.com/group/Milis_Iqra/web/sinopsis1.pdf

# Anda bisa mendapatkan buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” dengan cara memesan langsung kepada saya selaku penulisnya atau menghubungi toko-toko buku yang disupported oleh Restu Agung, daftarnya silahkan download di http://groups.google.com/group/Milis_Iqra/web/TOKO_RESTU_AGUNG.pdf

# Diluar Toko Buku Gramedia, buku “Rekonstruksi Sejarah Isa al-Masih” InsyaAllah bisa didapatkan !

BCC : Semua pihak yang terkait dan sahabat-sahabat terbaik saya.

Salamun ‘ala manittaba al Huda

ARMANSYAH
http://armansyahskom.wordpress.com
http://armansyah.swaramuslim.net
https://arsiparmansyah.wordpress.com
http://rekonstruksisejarahisaalmasih.wordpress.com
http://jejakpararasulsetelahmuhammad.wordpress.com/

16 Responses

  1. Ilham said in Milis_Iqra :

    he he he
    biasanya buku yang dicekal akan semakin banyak dicari…!

  2. Jdp said in Milis_Iqra :

    kalo saya sih ndak heran mas
    lha wong semua orang tau kok siapa orang dibalik kompas gramedia majalah itu
    malah jadi terbuka kan bahwa buku mas Arman ini memang tajam dan sangat berkualitas
    sehingga begitu khawatirnya beliau2 itu sama buku mas Arman

    Bravo mas Arman, salute…salute
    maju terus mas

  3. Whe-En said in Milis_Iqra :

    Saya bacanya malah belum selesai🙂
    Dan kalo memang ada masalah begitu, justru issue itu dijadikan bahan buat promosi sekalian bagus menurut saya.
    Semakin banyak banyak yang cari bukunya.
    Seperti apa sich koq harus dicekal, dsb

    Whe~en
    http://wheen.blogsome.com/

  4. Agus Rasidi said in Milis_Iqra :

    wassl.wr.wb.

    Kalau tidak dijual di Gramedia, sebenarnya peluang bagi kita untuk menjual dan menawarkan ke mereka yang biasa ke Gramedia dgn cara misalnya dibuatkan brosur / katalog buku tersebut dan dipasarkan via internet / email, termasuk kepada yg non muslim. Judul bukunya saja sudah “menggigit” dan membuat orang penasaran, bagaimana dgn isi bukunya. Saya sendiri tidak pesan ke pak Armansyah, bukan karena tidak tertarik, tetapi saya lebih ingin menyebarluaskan buku tersebut dan menawarkannya dgn memesan, tinggal sekarang yg diperlukan Resensi, Katalog atau Brosur buku tersebut.
    Hari ini insya Alloh, setelah sebelumnya dikontak Metrotv kemarin (rekomendasi dari penerbit GIP dimana saya menjadi salah satu anggota Kelompok Pembaca Buku) akan diwawancarai sehubungan dengan penjualan online (entah utk acara apa saya juga belum tahu ). Padahal saya belum lama menjadi anggota KPB tersebut, tetapi kemarin ketika ditelpon oleh GIP sendiri utk konfirmasi dan kebenaran akan ada wawancara, ketika saya tanyakan kenapa saya ? alasannya adalah karena proses menjadi anggota KPB via online dan sering berjualan via online juga.
    Jadi saran saya buat pak Armansyah, segera dibuatkan promo buku tersebut secara bagus, yang nanti akan dipublikasi kembali oleh teman-teman milis Iqra agar meluas (syukur-syukur banyak non muslim yang ingin membeli buku tersebut).
    Bukan begitu, pak Armansyah ?

    wassl.wr.wb. / agus rasidi

  5. Heriyadi said in Milis_Iqra :

    saya malah baru dapet,
    jadi blom sempat baca

  6. Liana said in Milis_Iqra :

    Wah aku jadi ingat sms2 larangan jangan nonton film my hope itu loh.
    Strateginya dapat dipakai juga untuk promosi buku Mas Arman🙂
    Pasti efektif.
    Nanti Insha Allah aku bantu sebarkan berita pencekalan bukunya Mas🙂

    Wassalam.

  7. Ziendo said in Milis_Iqra :

    Alhamdulillah udah baca hampir selesai…..
    banyak Ilmu..dan wawasan baru neh…..jazzakumulloh khoiran katsiraa

    hehehehe rugi lah kalo ga baca………..lebar…pisan…euy…..

    tajam…..????? itu sih urusan belati…..eh hati…..hehehehehehe

  8. M. Azwari said by Japri.

    assamualaikum Wr.wb
    Armansyah

    sebelumnya saya ucapkan selamat tahun baru islam 1 Muharram 1429 H. dan selamat atas peluncuran buku Rekonstruksi Isa al-masihnya. semoga suadara arman dan keluarga selalu diberi kekuatan lahir dan batin serta dilimpah rahmat dan rezeki oleh ALLAH SWT dalam melaksanakan syiar Islam amiin. Insyaallah dengan pencekalan oleh pihak Gramedia Buku terbitan saudara semakin berkah dan menjadi kekuatan arman dan saudara islam lainnya dalam penegakan syariat islam. Salam to semua

    Wassamualaikum wr.wb
    Azwari dan keluarga

  9. Siti Fajria Said in Milis_Iqra :

    yah…bgitulah…kondisi di negara tercinta ini…..
    buat B arman…keep spirit n keep fight… Insyaalloh klo niat yang kita miliki baik Alloh SWT akan memudahkannya walau banyak yang menghalangi…

  10. Wahyudi said in Milis_Iqra :

    Jalan Terus Pak Ustad… ga memalui gramedia ga apa,
    bisa pake Gunung Agung yang ga kalah besar
    jaringannya, setahu saya GUNUNG AGUNG pendirinya kan
    Orang Islam juga… mayan rejeki hasil penjualan
    bukunya bisa kembali kesesama muslim lagi…🙂

  11. Jdp said in Milis_Iqra :

    Bener mas Gunung Agung juga punya jaringan toko buku khusus agama Walisongo
    di deket kantor pusatnya ada tuh di sebelahnya
    Pendirinya kalo gak salah Haji Mas Agung muslim keturunan tionghoa

  12. Rona Design said in Milis_Iqra :

    Thanks for sweet hoping & welcome greeting. You’re always nice & gentle. Mas Jen sent me news that your book’s banned by Kompas Gramedia Groups.

    You have a great attitude and minded and that is the most important characteristic for overcoming any and all adversity.

    Mas Jen said you truth, this is shown that your book have a good quality. Just fight fair & brilliant and let them on right path – no reason – to circulate your book. that’s the goal. Get spirit and power from your friends, collages, link and everything related to keep good promote, introduce & publish the book, whatever. Trust, you can hold this problem. It’ll makes you stronger and take you at right and faster path in your destiny.

    Couples time I come and check Gramedia look for your book. Still none.

    I have an idea to help you publish at US. I have closed friendship with a writer and great person who manage and support my personal management last few month. I don’t estimate possibility how big, but I’ll find the way. You should translate the book to English, or get translator to help you and try to publish at Aus, US or some foreign county. Don’t think small, we ever small when our parents take care of us. Think big, you’ll big – exactly. Success is journey not destination. May be it takes few or much time but should keep going, keep hard work. Good luck! …and congratulation.

    I’m pretty good. nothing worry, because always I remember that Allah which created the universe love me truly.🙂

    Never boring to say, thanks.

    Rona
    Angel Inside – Made In Heaven

  13. Gabriela in Japri said :

    PAK ARMAN, regretfully you’ve written a book on the basis of a LIE, an unforgivable lie. You based your whole argument on the distorted translation that the Qur’an was revealed to be the adjudicator, the CORRECTOR as you put it of the previously revealed books.

    You know and all of us know that the Qur’an according to Al Maaidah 5: 48 was ‘ revealed with truth. It confirms the scripture which came before it AND STANDS AS A GUARDIAN OVER THEM”

    Well, anyone with an ounce of honesty in his being will comprehend that Allah trhough the Qur’an states that the previously revealed scriptures are true and correct. Furhtermore, Allah decalres that the Qur’an was revealed also to stand guard over these scriptures. In other word according to Allah the Qur’an is the protector of the turth and correctness of those scriptures. In Arabic the verse states that the Qur’an is WA MUHAINAN ALAIHI.

    How could anyone misunderstand and intentionally corrupt the duty of the Qur’an and lie in such evil way to make the Qur’an the yardstick and corrector of Allah’s scriptures. It is definitely beyond me.

    But we know that Muslims tend to commit al Taqiya – lying through their gack teeth for the glory of Islam. The opposite happens. Shit happens!

    Gabriela Rantau

  14. Arman Answered for Gabriela :

    Nice to see you again, Gaby.
    Why not join back to Milis_Iqra to disscuss it ?

    I would like to talk about it with more datas and logic, wouldn’t you too ?

    So., how can you’re so sure that my book fulled of a lie if you have’nt read it before ?

    Read it and tell me where the lies on …!
    I Challenge you!

    Your tafsir of 5/48 “In Arabic the verse states that the Qur’an is WA MUHAINAN ALAIHI.” was wrong or not corrected.

    Can you speak or read Arabic ?
    I Let you know, the correct one is : wamuhayminan ‘alayhi not Wa Muhainan alaihi !

    And the meaning …

    According to :

    Abdullah Yusuf Ali:

    “After the corruption of the older revelation, the Quran comes with a twofold purpose: (1) to confirm the true and original Message and (2) to guard it or act as a check to its interpretation. The Arabic word ‘Muhaymin’ is very comprehensive in meaning. It means one who safeguards, watches over, stands witness, preserves and upholds. The Quran safeguards “the Book”, for it has preserved within it the teachings of all the former Books. It watches over these Books in the sense that it corroborates the Word of Allah which has remained intact in them. It stands as a witness because it bears testimony to the Word of Allah contained in these Books and helps to sort it out from the interpretations and commentaries of the people which were mixed with it; what is confirmed by the Quran is the Word of Allah and what is against it is that of the people.”

    Muhammad Asad (His translation is often quoted by Christian missionaries):

    “The participle ‘muhaymin’ is derived from the quadrilateral verb ‘haymana’, ‘he watched [over a thing]’ or ‘controlled [it]’, and is used here to describe the Quran as the determinant factor in deciding what is genuine and what is false in the earlier Scriptures.”

    Muhaymin, according to early Muslims as taken from Ibn Kathir, means the following: Witness and Trustworthy. This word also means ‘Guardian’, ‘Supervisor’ or ‘Protector’. Now do these fit Allah (swt) and the verse in harmony? Yes!

    Allah (swt) is our Guardian and hence has given us guidelines to correct ourselves just the way the Quran is the guardian over the Bible, correcting it. Allah (swt) is the Protector and has given us a way to protect ourselves by correcting our mistakes just as the way the Quran corrects the Bible in order to protect what was revealed in the previous scriptures. Allah (swt) is Witness to all that is being done just like the Quran is a witness to the changes made in the Bible thus correcting them.
    Hence we see that the definition fits perfectly to Allah (swt) as well as the Quran thus refuting any claims that would suggest otherwise. The Quran is now a guardian over what was revealed before and thus people can learn the truth in the previous scriptures by looking at those parts which the Quran confirms and those which the Quran rejects.

    Source : http://islam.thetruecall.com/modules.php?name=News&file=article&sid=327

    Yes, muhaymin = protector or as you said ” a guardian ” but for what ? of course it doesn’t mean to be guardian of New Testament, but to be guardian of the original messages of God or the previously revealed books (like the true Injil or Taurat).

    As a guardian of true messages of God, so muhaymin can become a corrector of the previously revealed books that contained any errors by human.

    Is that clear, Gaby ?
    Will you ask me to show the false of the corruption in Bible too ?

    On Jan 11, 2008 8:58 AM, Gabriella Rantau


    Salamun ‘ala manittaba al Huda

    ARMANSYAH
    http://armansyahskom.wordpress.com
    http://www.penulis-indonesia.com/armansyah/blog/
    http://armansyah.swaramuslim.net
    https://arsiparmansyah.wordpress.com
    http://rekonstruksisejarahisaalmasih.wordpress.com
    http://jejakpararasulsetelahmuhammad.wordpress.com/

  15. […] Pencekalan Gramedia u/. Buku Rekonstruks […]

  16. sore pak arman,
    memang bener nyari buku rekonstruksi …. punya sampean sangaaaaat sulit …saya sudah nyari di gramedia surabaya dan malang, selanjutnya di Toga mas Surabaya dan malang, juga di kharisma sidoarjo, tapi gak ada semuanya…capek deh….saya akan coba di gunung agung surabaya
    tapi kalo nabi palsu di semuanya tadi ada.
    sukses buat sampean

Tinggalkan komentar anda ...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: