Catatan seorang juri

Klik disini untuk melihat lebih jelas
Tanggal 22 dan 23 Mei 2008 kemarin, saya dipercaya untuk menjadi salah satu dari dua juri Lomba Kompetensi Siswa (LKS-2008) SMK se-Sumatera Selatan.
Sahabat saya satunya (lihat blognya di : http://kotapalembang.blogspot.com/) yang juga dipercaya sebagai juri berasal dari Universitas Bina Darma Palembang (www.binadarma.ac.id), masih almamater saya juga.

Ada banyak pelajaran yang bisa saya tarik selama 2 hari mengawasi keterampilan para siswa SMK ini dalam menunjukkan kepiawaiannya merakit komputer kosong, melakukan instalasi server-client dengan Linux Debian dan Windows Xp, Wireless sampai pada proses desain web menggunakan PHP, Flash dan Database.

Seperti yang saya sampaikan dalam sambutan akhir pada waktu penutupan lomba, bahwa saya pribadi angkat topi dengan perkembangan anak-anak muda SMK jaman sekarang. Dahulu, dijaman saya masih SMA, yang namanya STM adalah kumpulan anak-anak nakal yang kerjanya tawuran sambil bawa-bawa obeng petantang-petenteng seolah jagoan super. Jangankan untuk mengerti komputer, belajar saja mereka masih untung kalau masuk 7 hari penuh tanpa absen.

Tapi sekarang, mereka berhasil membuktikan bahwa perubahan nama dari STM menjadi SMK sekaligus membawa perubahan stigma dimasyarakat tentang SMK itu sendiri. Kepiawaian mereka membuka mata saya bila dunia memang sedang berubah sangat cepat. Kemahiran mereka dalam menggunakan bahasa Inggris tidak urung juga menimbulkan kekaguman tersendiri dihati saya.

Menang dan kalah adalah bagian dari suatu perlombaan, dan ini natural.
Kalah bukan berarti lebih buruk dari yang menang, kalah hanya masalah proses yang masih berjalan.
Tapi secara umum, para peserta dari seluruh Sumatera Selatan ini adalah anak-anak muda berbakat yang cerdas.

Semoga mereka mampu membuat harum nama propinsinya dalam adu ketrampilan antar propinsi di Makassar nanti (lihat : http://www.lkssmk2008.co.cc/) sekaligus bisa mengikuti perlombaan ditingkat internasional yang rencananya akan diselenggarakan di Los Angeles.

Kembali pada kita yang sudah agak gaek-gaek ini …. saatnya memberi kesempatan maju pada yang lebih muda …. dengan tetap memberikan arahan positip dan semangat terhadap mereka.


Salamun ‘ala manittaba al Huda
Khud al hikmah walau min lisani al kafir

ARMANSYAH
http://arsiparmansyah.wordpress.com

Leave a Reply